Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
- Yang Kami Hormati Bapak Bupati dan yang mewakili
- Yang Kami Hormati Kepala Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor
- Yang Kami Hormati Para Pembina Pesantren Darunnajah Cipining
- Yang Kami Hormati Para Kontingen utusan dari propinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.
Alhamdulillah pada hari ini, kita bisa menyelenggarakan acara rutin kita Lomba Pramuka dan Penggalang Gladi Tangkas Medan Ke-VI yang acara ini juga acara-acara yang memang sudah kita sepakati adanya dengan nama yang berbeda-beda juga, seperti misalnya yang dari Al-Mizan; ada juga kegiatan seperti ini, dari Laa Tansa, dari Daar el Qolam, dari As-Salam, dari Daarul Muttaqien, dan dari Darunnajah Jakarta ada juga acara seperti ini dengan nama yang berbeda., tetapi intinya sama.

Kami perlu laporkan kepada PEMDA yaitu Sekwilda bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang sejak lama yaitu sejak tahun 1988 (berdirinya Pesantren Darunnajah Cipining) sudah ada kegiatan Kepramukaan. Pada saat Pramuka di lingkungan kita masih belum ada yang meliriknya maka kita sudah berusaha untuk membangkitkan anak-anak muda ini untuk gemar latihan Pramuka. Sebab dengan Pendidikan Kepramukaan ini, mereka akan mendapatkan nilai-nilai yang tidak didapatkan di bangku-bangku sekolah. Di bangku sekolah mereka mendapatkan teori-teori, tetapi pada prakteknya sangat minim sekali. Itupun kalau mereka faham teori-teori itu. Kita sebagai guru tahu persis (terutama yang mengajar) yang faham 100% tidak banyak, tetapi justru yang dibawah 50% kefahamannya kadang-kadang lebih banyak.
Maka wajar saja kalau kemudian hasil pendidikan dimasyarakat kita sampai sekarang ini menjadi rancu. Anak-anak muda gemarnya melakukan perbuatan-perbuatan yang negative dan tidak produktf. Kalau diajak Demonstrasi lebih senang dibandingkan ketika diajak mengikuti lomba seperti ini. Diajak berusak misalnya terhadap perbuatan-perbuatan kedzaliman dan sebagainya, lebih senang dibandingkan ketika diajak kepada kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat.
Maka inilah Pendidikan Pramuka ini kita harapkan bisa membina generasi muda yang bakal menjadi pengganti-pengganti kita diwaktu yang akan datang. Kita Persiapkan mereka, kita tingkatkan rasa tanggungjawabnya, kita tingkatkan juga potensi-potensi yang mereka miliki, kita tingkatkan juga pengalaman mereka, sehingga kelak nanti mereka akan mampu memimpin bangsa ini.
Ketahuilah anak-anak, bahwa pemimpin-pemimpin ini sebenarnya hanya berhak diambil oleh aktifis, pemimpin-pemimpin bangsa ini adalah terdiri dari para aktifis-aktifis yang memiliki kegiatan positif. Kalau kita tidak menciptakan aktifis-aktifis yang positif, maka bangsa ini akan dipimpin oleh aktifis-aktifis yang negative, dipimpin oleh para preman-preman, maka pantas kalau kemudian bangsa ini rusak, banyak yang tidak dipercaya, korupsi merajalela, dan sebagainya. Karena kita tidak mempersiapkan. Kita tidak mengarahkan dan hanya membiarkan generasi ini hidup sesukanya.
Kami berharap lewat pendidikan Pramuka ini akan menghasilkan pemimpin-pemimpin bangsa nantinya. Karena merekalah yang sudah mempunyai bekal yaitu tanggungjawab yang tinggi, memegang amanah, disiplin, dan mereka juga melakukan segala sesuatunya dengan sungguh-sungguh. Maka kegiatan Kepramukaan ini kita anggap sebagai kegiatan yang sangat penting dan harus mendapatkan perhatian dari semua pihak. Kita tidak perlu menunggu istruksi dari Kwaran, Instruksi dari Kwarcab dan sebagainya, kita harus gerak. Mari kita bersama-sama persiapkan anak bangsa ini untuk menjadi pemimpin-pemimpin dimasa yang akan datang. Pendidikan di Sekolah tidak cukup waktunya, apalagi dengan tuntutan-tuntutan kurikulum yang sudah padat seperti itu. Maka, pendidikan tanggungjawab dan sebagainya sangat minim untuk bisa dipraktekkan di kelas atau sekolah.
Anak-anak sekalian!
Saya ingin bahwa kegiatan seperti ini terus ditingkatkan. Kalau selama ini masing-masing pangkalan mengadakan kegiatan-kegiatan yang bisa jadi benturan waktunya, dengan kegiatan-kegiatan di pangkalan yang lain maka saya usulkan yang akan datang ini, coba untuk kegiatan seperti ini (sekalipun ada kegiatan musyawarah) untuk menentukan kegiatan berikutnya dimana. Kalau misalnya sekarang ini (tahun ini) kegiatannya di Pesantren Darunnajah Cipining, maka tolong putuskan didalam rapat nanti terutama kepada para guru pendamping dan Pembina, putuskan yang akan datang dimana dan kapan waktunya. Kita cari waktu yang kita semuanya bisa datang. Tentu saja diwaktu-waktu yang tidak benturan dengan kegiatan dan program nasional.
Seperti ini juga, banyak pimpinan-pimpinan pesantren yang mengharapkan agar yang akan datang nanti jangan benturan, beberapa pesantren kebetulan tidka bisa mengirimkan kontingen karena sedang ada kegiatan di lembaganya, sehingga dengan menysal mereka tidak bisa datang. Padahal mereka sangat menginginkan kegiatan yang seperti ini.
Maka saya berharap kepada para pendamping dan Pembina dari masing-masing kontingen hendaknya setelah pertemuan ini mengadakan rapat untuk menentukan dimana dan kapan kegiatan tahunan ini yang berikutnya akan dilaksanakan. Apakah mau di Banten, atau Sukabumi, atau di DKI Jakarta maka kita juga bisa datang. Adapun kegiatan yang sifatnya Nasional, itu lain lagi, hal tersebut tentu sudah ada yang mengurusnya. Maka untuk kegiatan yang sifatnya tahunan ini hendaknya kita antar Pesantren ini ada kesepakatan.
Baiklah saya kira ini yang perlu saya sampaikan, sekali lagi saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Kakak-kakak dari Kwarcab, dari Kwaran, dan juga para pendamping yang telah berkenan menghadiri acara ini. Semoga Allah swt meridhai kita.
Sekian.
Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
@abuadara