Rossoneri Numero Uno Kampium Baru

blank

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Laporan Dasment. Rabu, [28/07/2010] akhirnya terjawab sudah The Winning Team of Footstall Darunnajah Sport Tournament. Tepatnya pukul 09.00 WIB muncul kampium baru, setelah peluit panjang dibunyikan, tanda berakhir pertandingan.

Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari ini memperebutkan piala DPRD Kabupaten Bogor, telah memunculkan jagoan baru dan melahirkan talenta-talenta baru dalam kancah persepakbolaan Nasional.

Pasukan Rossoneri dengan motor serangan Vien-Chen de La Ponte mampu memporak-porandakan pertahanan yang digalang oleh Apoy.

Pada menit ke delapan Rossoneri mendapatkan free kick di tengah lapangan. Irwan bernomor punggung sebelas selaku penendang mengambil inisiatif untuk langsung menendang ke arah gawang. Tendangan begitu keras dan terarah tidak mampu ditepis penjaga gawang, merubah kedudukan menjadi 1:0 untuk SMANEL.

Lagi-lagi pada menit ke Sembilan, bek handal ini kembali menyarangkan gol spektakuler ke gawang Pongkor. Ia datang, muncul tiba-tiba dari arah belakang, umpan begitu matang dari Paong mampu dilesakkan dengan baiknya.

Tidak puas hanya dengan dua gol, pasukan merah-hitam terus melancarkan serangan. Tepatnya pada menit ke dua belas, giliran Paong sang pemberi assist dapat merubah kedudukan menjadi 3:0.

Pada menit ke enam belas kegelisahan meliputi coach dan skuad merah-hitam, sang kreator serangan Vien-Chen terpaksa ditarik keluar setelah kakinya diterjang cukup keras lawan.

Azhari, si mungil masuk menggantikan. Beban berat dipundaknya, namun dengan pdnya  dan gesitnya ia mampu memberikan warna, liukan demi liukan tubuhnya membuat kubu lawan kerepotan dan berkali-kali harus menghentikan dengan paksa pergerakannya.

Setelah menang tiga kosong Rossoneri mulai mengendurkan serangan, mereka hanya mendilai bola-bola, depan, belakang, kembali ke tengah. Situasi ini dimanfaatkan kubu lawan menaikkan tensi penyerangan.

Berawal dari tendangan sudut, nomor punggung sepuluh mampu melesakkan bola ke gawang rossoneri setelah melalui drama screamed di depan mulut gawang, berubah kedudukan menjadi 3:1.

Lagi-lagi pada menit Sembilan belas babak pertama, setelah mendapatkan soloran langsung dari penjaga gawang, mampu dimanfaatkan Arman menjadi sebuah gol bagi Pongkor. 2:3 untuk Pongkor.

Akhirnya moment yang ditunggu-tunggu Vien-Chenisty datang juga, menit ke dua belas babak kedua Chen mampu menjawab kemandulannya.

Perjalanan pertandingan pada menit-menit selanjutnya kian menarik dan meriah. Namun sampai peluit panjang dibunyikan Pongkor tidak mampu menyamakan kedudukan dan sekor akhir tetap 4:2 untuk kemenangan Merah-Hitam.

Dengan demikian Rossoneri ditasbihkan sebagai kampium juara Darunnajah Sport Tournament, berhak mendapatkan uang pembinaan satu juta rupiah dan pulang merengkuh trophy piala DPRD Kabupaten Bogor.[Wardan/Mr.Song]

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait