Sebanyak 121 santri kelas 5 TMI Darunnajah 2 Cipining melaksanakan Pengembaraan Pramuka Bantara di kawasan Curug Seribu, Pamijahan, Kamis (08/08/2024). Kegiatan yang diselenggarakan Koordinator Gerakan Pramuka 03-001 ini menjadi syarat penting bagi para peserta untuk meraih tingkat Penegak Bantara.
Para calon Pramuka Bantara menempuh perjalanan menantang menuju Curug Seribu dengan semangat kepanduan yang tinggi. Meski jumlah peserta terbilang besar, koordinasi yang baik membuat pengembaraan berjalan lancar dan penuh makna.
Pengembaraan ini bukan sekadar ritual kenaikan tingkat, tetapi mengasah keterampilan kepramukaan dalam situasi nyata. Para peserta berhadapan langsung dengan medan yang menguji ketahanan fisik, mental, dan kerja sama tim.
“Kami sangat antusias mengikuti pengembaraan ini. Tantangan yang dihadapi justru membuat kami semakin kompak dan mengerti arti sesungguhnya dari nilai-nilai kepramukaan,” ungkap salah satu peserta dengan semangat.
Koordinator Gerakan Pramuka 03-001 menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan. “Pengembaraan adalah laboratorium alam yang mengajarkan kemandirian, gotong royong, dan ketangguhan,” jelasnya.
Setelah menyelesaikan tahap Bantara, para peserta akan melanjutkan ke jenjang Penegak Laksana. Proses bertahap ini menjamin terbentuknya kader Pramuka yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman.
Para santri tidak hanya belajar tentang teknik kepramukaan, tetapi juga meresapi nilai-nilai luhur di balik setiap ujian yang mereka hadapi. Karena sejatinya, Pramuka adalah wadah pembentukan karakter yang mengintegrasikan kecakapan hidup dengan nilai-nilai kepesantrenan.
Pengembaraan ini membuktikan bahwa di era digital, pendidikan karakter berbasis alam masih sangat relevan. Curug Seribu bukan hanya destinasi, tetapi saksi bisu lahirnya generasi Pramuka yang tangguh dari Pesantren Darunnajah 2 Cipining.