Pembekalan dan Simulasi
Pembekalan Safari Da’wah ditujukan kepada para penanggungjawab, musyrif/ah, amir/ah dan seluruh peserta. Materi pembekalan meliputi; Petunjuk Teknis Kegiatan Harian Safari Da’wah, Mudzakaraoh Adab-Adab Harian, Tadrib Imamah, Tadrib Khithobah/Muhadloroh, Mentoring Keagamaan (Aqidah-Ahlaq, Fiqh, Tarikh Islam, Tajwid, dan lain sebagainya), percakapan bahasa asing (muhadatsah ‘arabiyyah dan english conversation), serta kiat sukses mendekati anak-anak/peserta didik dengan BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi).
Para peserta juga mendapatkan materi kunci sukses bersosialisasi di masyarkat, yaitu bersilaturrahmi. Secara teknis dalam simulasi silaturrahmi ini, setiap kelompok diharuskan mendatangi 3 tokoh Darunnajah Cipining yang terdiri dari Kepala Biro, Kepala Asrama ( representasi tokoh masyarkat dan agama), Pengawas Pendidikan, Kepala Madrasah (representasi tokoh pendidikan), dan guru lajang/muda (representasi tokoh remaja dan pemuda).
Sebelum simulasi, mereka terlebih dulu mendapatkan briefing tentang adab perjalanan, adab bertamu dan adab meminta izin yang disampaikan oleh masing-masing penanggungjawab, mereka juga dilengkapi dengan kertas evaluasi yang akan diisi oleh para nara sumber yang mereka datangi. Dengan demikian mereka akan lebih memahami etika bertamu dengan baik. Diharapkan mereka juga menjadi senang dan gemar bersilaturrahmi, hal mana silaturrahmi ini sudah kurang bahkan tidak diminati lagi oleh para remaja masa kini.
Penyiapan, Penandatanganan dan Penyebaran Surat Permohonan Izin
Pada dasarnya penyiapan surat-surat Safari Da’wah menjadi tanggung-jawab penuh setiap kelompok. Surat-surat tersebut meliputi surat pengantar dan atau permohonan izin kepada ahlu bait, aparat pemerintah (kepala desa, rw, rt), kepala Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), kepala MD/MI/SD/TPA/MTs/SMP dan fihak lain yang mengharuskan adanya disposisi surat sebelum pelaksanaan kegiatan.
Setelah proses entri data dan pengepritnan surat-surat, maka setiap amir kelompok mendatangi dan meminta tanda-tangan Kepala Biro Da’wah dan Humas serta Koordinator Safari Da’wah. Berikutnya, mereka berkumpul di sekretariat pesantren untuk mendapat tanda-tangan pimpinan pesantren sekaligus mendengarkan pengarahan kiat sukses bermasyarakat.
Diupayakan surat-surat tersebut bisa sampai kepada fihak terkait minimal 3 hari sebelum hari H. Hal ini bisa dilakukan dengan mengantar langsung, diambil oleh ahlu bait atau via email pesantren ( [email protected]).