Tulisan ini adalah transkrip dari ceramah yang disampaikan oleh KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining Bogor Jawa Barat. Dengan tema “Raihlah Sukses Dengan Berhijrah”

Kita harus mempunyai keberanian yang tinggi. Jangan takut untuk pergi jauh. Karena kebahagiaan, kehormatan, ataupun kemuliaan seseorang itu biasanya tidak didapat ketika orang itu masih berada di lingkungan asalnya. Ini menunjukkan bahwa kalau kamu ingin mendapatkan seperti yang orang sukses dapatkan, kamu juga harus berani meninggalkan kampung halaman. Karena orang-orang yang berani meninggalkan kampung halaman seperti di Jakarta dan kota-kota besar lainnya, mereka akan sukses.

Kita harus ada keberanian untuk hijrah. Rasulullah Saw. sendiri kalau tidak hijrah ke Madinah dan tetap di Makkah saja, beliau akan tetap dimusuhi dan dijelek-jelekkan oleh pamannya, Abu Jahal dan Abu Lahab. Bahkan beliau akan dibunuh. Tetangganya mengejar-ngejar beliau mau membunuhnya. Tetapi di Madinah Rasulullah Saw. menjadi orang yang dihormati oleh masyarakat. Itu pelajaran bagi kita.

Maka keberanian untuk hijrah ini harus tertanam. Ustadz sering gambarkan persemaian padi di sawah. Kalau gabah kita tebarkan, ia akan tumbuh di situ. Tetapi kalau setelah tumbuh tidak dihijrahkan, bisa juga tumbuh dan berbuah, tetapi hasilnya tidak seberapa. Tetapi kalau dipindahkan ke tempat lain, bisa menjadi luar biasa. Mungkin yang tadinya jumlahnya cuma satu kilo, setelah ditebarkan dalam satu hektar, hasilnya bisa menjadi 8 atau 10 ton, tidak hanya sekilo. Tetapi kalau tetap saja di tempat lahirnya, di tempat persemaiannya, bisa menghasilkan satu kilo saja sudah hebat. Mungkin satu ons pun tidak ada. Untuk menghasilkan yang besar itu harus dihijrahkan. Karena itu siswa/siswi Darunnajah harus dihijrahkan kalau ingin menghasilkan.

Kelapa yang berbuah lebat kalau jatuh di bawah pohonnya kemudian tumbuh di situ, ia tidak akan bisa mengalahkan induknya. Ia akan tetap kerdil. Bolehlah kamu hidup di kampung halamanmu sendiri setelah kamu pulang membawa pengetahuan yang tinggi sehingga bisa memajukan kampung halaman sendiri. Kalau seperti itu, ya. Tapi kalalu dari awal sudah tidak mau jauh dari orang tua, tidak. Ini supaya diperhatikan.

Ayam menetas kemudian tidak kemana-mana, di situ saja, ia tidak akan mendapatkan makanan. Tetapi setelah menetas kemudian dia menyebar ke mana-mana, maka akhirnya ia akan mendapatkan makanan. Kalau burung di sarangnya saja di pohon, tidak ke mana-mana, ia tidak akan mendapatkan makanan. Jangankan untuk memberikan makanan kepada anak-anaknya yang masih kecil, untuk dirinya saja ia tidak bisa.

Maka saya harapkan alumni kita adalah alumni yang berani hijrah. Untuk hijrah kita tidak terlalu sulit karena kita banyak sekali lembaga-lembaga yang siap menerima alumni-alumni Darunnajah.

Tulisan ini adalah transkrip dari ceramah yang disampaikan oleh KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining Bogor Jawa Barat. Dengan tema “Raihlah Sukses Dengan Berhijrah”