Pada hari Jum’at, 31 Oktober 2025, TK Islam Darunnajah 1 kembali menunjukkan semangat dan prestasinya dalam ajang Porseni IGTK (Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak) tahun ini. Dengan penuh antusias dan rasa percaya diri, TK Islam Darunnajah mengirim sebanyak 18 orang anak untuk mengikuti perlombaan yang terdiri dari dua cabang, yaitu lomba tari kreasi dan lomba ketangkasan.

Dalam lomba tari kreasi yang diikuti oleh 8 orang anak, para peserta tampil begitu memukau di atas panggung dengan gerakan yang luwes, ekspresi ceria, serta kostum yang penuh warna, hasil dari latihan intensif yang dibimbing oleh para guru yang sabar dan penuh dedikasi. Penampilan gemilang tersebut berhasil mengantarkan tim tari kreasi TK Islam Darunnajah meraih Juara II, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi seluruh warga sekolah.

Tidak hanya sampai di situ, sepuluh anak yang mengikuti lomba ketangkasan pun menunjukkan keberanian, kecepatan, dan kerja sama yang luar biasa, sehingga mampu membawa pulang Juara Harapan II dengan penuh kebanggaan. Keberhasilan ini bukan hanya tentang piala atau penghargaan, tetapi juga tentang proses panjang di mana anak-anak belajar percaya diri, bekerja sama, dan menghargai setiap usaha yang mereka lakukan.

Di balik setiap langkah tari dan setiap gerakan ketangkasan, tersimpan kisah perjuangan para guru yang tak henti memberikan dorongan, membimbing dengan kasih, dan menanamkan nilai sportivitas serta semangat pantang menyerah. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan kerja keras, anak-anak TK Islam Darunnajah 1 mampu bersinar dan memberikan inspirasi bagi kita semua untuk terus mendukung generasi penerus yang ceria, berani dan berprestasi.

Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan Porseni IGTK menjadi ajang berharga bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat dan mengembangkan rasa percaya diri. Keberhasilan TK Islam Darunnajah dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan semangat, kerja keras, dan kebersamaan antara guru, anak, dan orang tua, prestasi gemilang bukanlah hal yang mustahil. Anak-anak tidak hanya membawa pulang piala, tetapi juga pengalaman berharga yang akan menumbuhkan rasa bangga, percaya diri, dan cinta terhadap sekolah mereka.
