PORSEKA XXXVII Ditutup oleh Kesmas Walikota Jaksel

porseka-2013-darunnajahJAKARTA/dn.com – Pekan Ta’aruf, Khutbatul ‘Arsy dan Pekan Olahraga, Seni dan Pramuka (PORSEKA) XXXVII telah berjalan selama sepekan pada tahun pelajaran tahun ini 2013/2014. Kegiatan tahunan yang dipanitiai oleh pengurus Organisasi Santri Darunnajah (OSDN) ini berlangsung dalam beberapa agenda acara. diantaranya adalah berbagai kegaitan mata lomba seni dan olahraga serta kegiatan pramuka.

Penutupan kegiatan Pekan Ta’aruf dan Khutbatul Arsy dilaksanakan hari Sabtu, 31 Agustus 2013/24 syawwal 1434 H. Acara penutupan tersebut berlangsung di lapangan hijau Pondok Pesantren Darunnajah .Tepat pada pukul 07.00 Wib pagi hari acara dimulai dengan iringan lagu-lagu mars Darunnajah, mars PORSEKA dan mensana in corpore sano dan Marching Band putri Darunnajah. Acara tersebut di hadiri oleh para para siswa madarasah tsanawiah dan aliyah (TMI Darunnajah), guru- guru dan staff dan wali santri. Sebagai panitia dalam acara ini adalah para santri kelas VI TMI Darunnajah.

Upacara Penutupan PORSEKA XXXVII dipimpin oleh Direktur Tarbiyatul Muallimin/at Al Islamiyah (TMI) Darunnajah, Dr.H. Sofwan manaf, M.Si yang menyampaikan amanatnya dalam mimbar pembina, dan juga turut dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Selatan, yang diwakili oleh bapak Drs. H. Makmur, HN. Asisten Kesejahteraan masyarakat Kotamadya Jakarta Selatan, yang dapat melaksanakan Upacara Penutupan Pekan Ta’aruf, Khuthbatul Arsy dan Pekan Olah Raga Seni dan Pramuka yang ke-37.

Dalam upacara penutupan, acara dipersingkat dengan sedikit sambutan, penampilan-penampilan dari : Marching Band putri Darunnajah, senam santri putri dan Tapak suci putra, sehingga acara selesai pukul 09.30 Wib pagi tadi.

Khutbatul Arsy dan Porseka merupakan pengalaman bagi santri baru dan merupakan sarana pelatihan bagi santri semuanya. Semuanya ambil bagian, semuanya aktif. Kegiatan seperti ini merupakan latihan kepemimpinan bagi 2.491 santri yang hadir di lapangan ini. Sebagai santri harus sanggup untuk memimpin dan siap untuk dipimpin. Kelak 20-30 tahun yang akan datang. Anak-anak ini akan terjun di masyarakat dan sebagian akan mengambil peran sebagai pimpinan.