Dengan disaksikan oleh seluruh santri putra dan putri dari semua tingkatan, Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc memberangkatkan keenam puluh lima santri kelas akhir (XII MA) untuk mengikuti kegiatan PDPM (Praktik Dakwah dan Pengembangan Masyarakat), Rabu (27/4). Hadir pula dalam pelepasan pemberangkatan tersebut, kepala-kepala biro, kepala sekolah serta jajaran biro dakwah dan humas yangmenjadi panitia pelaksana kegiatan.

Sebelum pemberangkatan dilakukan, peserta melaksanakan upacara. Pada upacara tersebut, dalam arahannya, Bapak Kyai memberikan bekal berupa nasihat dan do’a agar selama melaksanakan kegiatan PDPM para peserta mendapatkan kemudahan dan kesuksesan. “Jangan takut dan minder di masyarakat nanti, karena hal ini juga telah dilakukan oleh kakak-kakak kelas kalian. Mereka mampu melakukan ini dan kembai ke pesantren ini dengan hasil yang sukses, maka, kalian juga harus yakin, kalau kakak-kakak kelas kalian sebelumnya bisa dan mampu, kenapa kalian tidak” ujar Bapak Kyai meyakinkan peserta PDPM.

Masih dalam kesempatan yang sama, ketua panitia pelaksana, Ustdaz Sholehuddin, juga membacakan beberapa aturan dan tata tertib peserta PDPM selama berada di lokasi. Ia juga mengharapkan agar semua sunnah-sunnah pesantren dan semua disiplin  yang telah biasa mereka tegakkan selama berada di pesantren, dapat dilakukan di lokasi PDPM sebagai bekal dakwah dan salah satu metode dalam melaksanakan PDPM. “Kalian akan melaksanakan PDPM ini selama 10 hari. Sepuluh hari itu sangat singkat, maka pergunakanlah waktu yang singkat tersebut dengan sebaik mungkin, maksimalkan potensi serta optimalkan kreasi.”

Peserta PDPM Putri

Dari keenampuluh lima peserta itu, panitia membagi ke dalam 6 kelompok yang akan menempati 6 lokasi di kabupaten Tangerang, 1 kelompok di Desa Cukanggalih, 3 kelompok di Desa Sukamulya Cikupa, dan 2 kelompak lainnya bertempat di Desa Jambe. Menurut agenda panitia, mereka akan kembali ke pesantren pada tanggal 6 Mei nanti.

Usai, upacara pelepasan, peserta diantarkan oleh panitia ke lokasi. Di lokasi masing-masing, peserta PDPM telah disambut pihak desa. Dengan acara penyambutan formal, panitia menyerahkan peserta PDPM kepada pihak desa guna memulai program mereka. Usai diterima oleh pejabat desa, peserta PDPM kemudian diantar kembali menuju posko PDPM dan berkenalan dengan tuan rumah.

Dalam kegiatannya, peserta PDPM akan belajar bermasyarakat dengan mendapatkan bimbingan dari masyarakat secara langsung. Maka, kewajiban mereka adalah bersilaturahmi kepada para tokoh masyarakat seperti kepala desa/lurah, RT, RW, para kyai, Ustadz, guru ngaji, kepala-kepala sekolah, dan tokoh-tokoh lain yang berada dalam sebuah masyarakat. Sembari belajar kepada paro tokoh tersebut, mereka juga berkesempatan mempraktikkan ilmu yang pernah didapatnya selama di pesantren Darunnajah Cipining.

Pembacaan Tata Tertib Peserta PDPM Oleh Panitia

Kegiatan PDPM ini menjadi agenda tahunan pesantren Darunnajah Cipining guna memberikan bekal yang cukup bagi calon alumni. Belajar dari kegiatan PDPM pada setiap tahunnya, pesantren dapat mengambil feedback terhadap apa yang telah dilakukan dalam kiprahnya membangun generasi bangsa dengan pendidikan yang berbasis iptek dan imtaq. (Wardan/Billah)