Jum’at (09/04) Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc hadiri First International Conference atau Konferensi Internasional I. Konferensi yang dihadiri Seratus Lima Puluh Peserta dari 16 Negara ini di gelar di IPB Internasional Convention Centre (IICC), Jalan Padjadjaran kota Bogor. Peserta lain yang hadir adalah Anggota International Councils for Local Environmental Initiative (ICLEI) yang tersebar di 45 kota di Indonesia, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), dan CITYNET. Selain Pimpinan Pesantren, turut hadir juga Kepala TMI Pondok Pesantren Darunnajah Cipining, Ust Muhamad Mufti Abdul Wakil, S.Pd.I dan Sekteraris Pesantren, Ust Deni Rusman.
Konferensi yang dilaksanakan selama dua hari ini (09-10 April) memiliki Tiga agenda Penting, yakni;
- Membahas Masalah perubahan Iklim dan Aksi yang bisa dilakukan oleh Umat Islam Se-Dunia.
- Pembentukan MACCA (Muslim Association for Climate Change) yang diharapkan akan menjadi payung dan memandu mengimplementasikan program yang dicanangkan oleh The Muslim 7 Year action Plan (M7YAP) yang dideklarasikan di Turki pada Juli 2009 lalu.
- Deklarasi empat kota di Negara Muslim sebagai kota Hijau, diantaranya adalah Bogor di Indonesia, Madinah di Arab Saudi, Sale di Maroko dan Sanaa di Yaman.
Pada Pertemuan tersebut, Dr Mahmoud Akef (Director Earth Mates Dialog Center/EMDC) menyatakan bahwa kota bogor dirasakan kota yang paling tepat sebagai kota pertama yang mendapat dukungan sebagai kota Hijau. Terlebih kota bogor adalah representasi dari Indonesia, dimana Indonesia sebagai Negara Muslim terbesar di Dunia.
Salah satu kegiatan konferensi lainnya adalah peninjauan ke Pesantren Darul Muttaqin, Parung Bogor. Pesantren binaan Darunnajah ini di pilih karena Pesantren tersebut sudah terbukti andil dalam konservasi dengan menanam sekitar 2000 pohon jati, dan memakai kayunya untuk meja dan bangku belajar. [WARDAN/Kang DR]






