Bratislava – Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah sekaligus Presiden Universitas Darunnajah, Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si., didampingi Usth. Dr. (cand). H. Rizma Ilfi, M.I.Kom., (Darunnajah International Relations Office) melanjutkan perjalanan ke Bratislava, Slovakia, usai menyelesaikan kunjungan resmi ke Universitas Ummul Quro, Makkah, Arab Saudi.
Kyai Sofwan tiba di Bratislava pada Selasa, 5 Agustus 2025, dan disambut secara resmi di Wisma Duta RI Bratislava oleh Duta Besar RI untuk Republik Slovakia, Bapak Dr. Pribadi Sutiono, SS. MA.
Agenda kunjungan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan silaturrahmi bersama pimpinan Islamic Foundation Cordoba, Mohamad Safwan Hasna, di Cordoba Culture Center yang berlokasi di Jalan Obchodná, Bratislava.
Islamic Foundation Slovakia, yang dipimpin Hasna sejak tahun 1999, merupakan satu-satunya organisasi yang secara aktif dan sistematis menangani isu toleransi dan memerangi prasangka terhadap komunitas Muslim di Slovakia. Organisasi ini juga mengelola satu-satunya tempat ibadah resmi bagi Muslim di negara tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Maroš Žofčín, jurnalis dan anggota Islamic Foundation Slovakia yang dikenal sebagai aktivis anti-Islamofobia terkemuka di kawasan Eropa Tengah. Ia juga merupakan penggagas proyek SalamSK yang fokus pada pemberdayaan komunitas Muslim dan kampanye melawan diskriminasi berbasis agama.
Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, Bapak Deny Tri Basuki, Counsellor Ekososbud, serta Ibu Anggita Gumilar, Sekretaris Kedua Pensosbud Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bratislava.
Pertemuan diisi dengan diskusi mendalam mengenai pendekatan dakwah Islam moderat dan inklusif. Kyai Sofwan turut memaparkan model pendidikan yang diterapkan di Darunnajah, yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendidikan formal modern. Sementara itu, Islamic Foundation Slovakia menyampaikan strategi dakwah kontekstual yang diterapkan untuk menjangkau komunitas Muslim minoritas yang berjumlah sekitar 6.000 jiwa dari total populasi Slovakia sebanyak 5,4 juta orang.
Mohamad Safwan Hasna, yang berasal dari Suriah dan telah memimpin berbagai program dialog antaragama, termasuk dengan Uskup Agung Katolik Roma Bratislava, menekankan pentingnya kolaborasi lintas iman dalam menghadapi meningkatnya Islamofobia dan tantangan kebijakan diskriminatif terhadap minoritas Muslim di Slovakia.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menjajaki peluang kerja sama pendidikan internasional, pertukaran program dakwah, serta pengembangan materi dakwah yang kontekstual bagi komunitas Muslim diaspora di Eropa.
(Humas Darunnajah)

