Pimpinan Darunnajah Hadiri Sarasehan dan Silaturahmi Bersama Wali Kota Subulussalam dan 37 Pimpinan Pondok Pesantren Pimpinan Darunnajah Hadiri Sarasehan dan Silaturahmi Bersama Wali Kota Subulussalam dan 37 Pimpinan Pondok Pesantren

Pimpinan Darunnajah Hadiri Sarasehan dan Silaturahmi Bersama Wali Kota Subulussalam dan 37 Pimpinan Pondok Pesantren

Pondok Pesantren Darunnajah melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke Kota Subulussalam, Aceh. Salah satu agenda dalam rangkaian kunjungan tersebut adalah Sarasehan dan Silaturahmi bersama 37 pimpinan pondok pesantren se-Kota Subulussalam yang turut dihadiri oleh Wali Kota Subulussalam H.M. Rasyid Bancin.

Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Assoc. Prof. Dr. KH. Sofwan Manaf, M.Si., dan KH. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., hadir bersama dengan Ridha Makky, M.Pd.I., KH. Busthomi Ibrahim, M.Ag., Ph.D., Dr. Samiyono, M.Pd., serta Drs. H. Sulistiyo, M.Pd.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang bertukar gagasan antara Pondok Pesantren Darunnajah, Pemerintah Kota Subulussalam, dan para pimpinan pesantren mengenai pengembangan pesantren serta pemberdayaan ekonomi umat.

Sarasehan tersebut membahas terkait wakaf produktif dalam pemberdayaan ekonomi dayah mandiri dan potensi wakaf yang dapat dikelola secara produktif untuk mendukung kemandirian ekonomi dayah dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Kehadiran Wali Kota Subulussalam M. Rasyid dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para pimpinan pondok pesantren. Turut hadir Wakil Wali Kota Subulussalam Nasir, S.E., bersama jajaran Pemerintah Kota Subulussalam.

Pimpinan Darunnajah Hadiri Sarasehan dan Silaturahmi Bersama Wali Kota Subulussalam dan 37 Pimpinan Pondok Pesantren

Sementara itu, kehadiran 37 pimpinan pondok pesantren se-Kota Subulussalam menunjukkan semangat kebersamaan antar lembaga pendidikan Islam dalam membangun dan mengembangkan potensi dayah. Sarasehan menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan gagasan mengenai pengelolaan pesantren, wakaf produktif, serta pemberdayaan ekonomi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Pertemuan ini juga memperkuat komunikasi dan membuka peluang sinergi antara pesantren dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan pendidikan serta pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dayah dan masyarakat di Kota Subulussalam.

Bagi Pondok Pesantren Darunnajah, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring silaturahmi dan kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Tidak hanya dalam aspek pendidikan, hubungan antar pesantren juga menjadi ruang untuk saling berbagi praktik baik dalam membangun kemandirian lembaga dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.

Melalui semangat silaturahmi dan kolaborasi, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah dalam memperkuat peran wakaf produktif sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi dayah, sekaligus mendorong terwujudnya pesantren yang mandiri dan berkelanjutan.