Kurikulum Merdeka Belajar yang diperkenalkan pemerintah mulai diterapkan di berbagai jenjang pendidikan — termasuk di pesantren. Bagi pesantren yang sudah punya kurikulum sendiri, adaptasi ini menjadi tantangan tersendiri — bagaimana memenuhi standar nasional tanpa kehilangan identitas dan keunikan pesantren.
Apa tantangannya?
Pesantren sudah punya jadwal yang padat dengan kurikulum agama. Menambahkan elemen baru dari Kurikulum Merdeka berarti harus menyesuaikan ulang alokasi waktu dan pendekatan — yang tidak selalu mudah.
Tapi Kurikulum Merdeka juga punya elemen yang sejalan dengan tradisi pesantren — penekanan pada karakter, fleksibilitas dalam pendekatan, dan proyek berbasis komunitas. Di beberapa aspek, pesantren justru sudah menjalankan prinsip-prinsip ini jauh sebelum Kurikulum Merdeka diperkenalkan.
Salah satu pesantren di Bogor
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining berusaha mengadaptasi Kurikulum Merdeka sambil menjaga identitas kurikulum TMI. Prosesnya masih berjalan dan masih banyak yang perlu disesuaikan. Kami tidak mengklaim sudah sempurna dalam hal ini. Hubungi lewat WhatsApp 0812111180.