TMI — Tarbiyatul Muallimin wal Muallimat Al-Islamiyah — adalah nama kurikulum yang diterapkan di pesantren-pesantren yang mengadopsi tradisi Pondok Modern Gontor. Bagi yang belum familiar, istilah ini mungkin terdengar asing. Tapi bagi dunia pesantren, TMI adalah sistem pendidikan yang cukup dikenal dan sudah berjalan puluhan tahun.
Apa inti dari kurikulum TMI?
TMI pada dasarnya adalah kurikulum terpadu yang memadukan ilmu agama Islam secara mendalam dengan kurikulum nasional. Santri belajar fiqh, hadits, tafsir, bahasa Arab lanjutan di satu sisi — dan matematika, sains, bahasa Indonesia, bahasa Inggris di sisi lain. Semuanya dalam satu hari.
Yang membedakan TMI dari kurikulum pesantren lain adalah pendekatannya yang terstruktur dan penggunaan bahasa Arab serta Inggris sebagai bahasa percakapan wajib sehari-hari. Ini bukan hanya pelajaran bahasa — tapi bahasa sebagai alat komunikasi yang benar-benar digunakan.
Beban belajarnya memang lebih berat dari sekolah biasa. Tapi fondasinya cukup menyeluruh — agama, umum, dan bahasa dalam satu paket. Apakah ini cocok untuk semua anak? Tidak pasti. Ada yang berkembang baik, ada yang merasa terlalu berat. Setiap anak berbeda.
Salah satu pesantren TMI di Bogor
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining menerapkan kurikulum TMI sejak berdiri. Implementasinya terus dievaluasi dan diperbaiki — karena menjalankan kurikulum terpadu bukan perkara sederhana. Hubungi lewat WhatsApp 0812111180 untuk detail.