Pesantren Darunnajah Hadirkan Inovasi AI untuk Customer Service

Pesantren Darunnajah Hadirkan Inovasi AI untuk Customer Service

Pondok Pesantren Darunnajah menghadirkan integrasi teknologi artificial intelligence dalam sistem layanan pelanggan/customer service.

Senin (09/06), sebanyak 26 peserta yang merupakan admin penerimaan santri baru mengikuti pelatihan customer service AI di Pesantren Darunnajah.

Pelatihan dipimpin langsung Ustaz Deni Rusman, pakar AI yang telah berpengalaman mengembangkan sistem cerdas untuk Pesantren Darunnajah.

Selama sesi, para peserta dibekali pengetahuan membangun sistem layanan pelanggan yang responsif dan efisien menggunakan teknologi AI.

“Pesantren harus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai islami,” ujar Ust. Deni saat membuka pelatihan.

Inisiatif ini lahir dari kebutuhan pesantren menghadapi lonjakan minat calon santri setiap tahunnya.

Data menunjukkan Pesantren Darunnajah menerima ribuan pertanyaan dari calon santri dan orangtua selama periode penerimaan.

Sistem konvensional seringkali kewalahan melayani volume komunikasi yang tinggi, menyebabkan respons terlambat dan informasi tidak konsisten.

Teknologi customer service berbasis AI memungkinkan jawaban instan 24 jam untuk pertanyaan umum seperti syarat pendaftaran, biaya pendidikan, fasilitas asrama, dan kurikulum.

Sistem cerdas ini dapat memahami konteks pertanyaan dalam bahasa Indonesia dan memberikan respons akurat berdasarkan database informasi pesantren.

Admin tetap berperan menangani kasus kompleks yang membutuhkan sentuhan personal.

“Kami tidak menggantikan peran manusia, tetapi mengoptimalkan efisiensi layanan,” jelas Ust. Deni.

Implementasi AI diharapkan meningkatkan kepuasan orangtua dan calon santri melalui pelayanan yang lebih cepat dan informatif.

Pelatihan mencakup pemahaman dasar AI, teknik membangun chatbot responsif, manajemen basis data informasi, dan integrasi dengan platform komunikasi digital.

Para peserta belajar merancang alur percakapan yang natural dan mengantisipasi berbagai skenario pertanyaan.

Aspek keamanan data dan privasi juga menjadi fokus penting dalam pengembangan sistem.

Pesantren Darunnajah menargetkan implementasi penuh sistem customer service AI pada periode penerimaan santri baru tahun depan.

Selain efisiensi operasional, pesantren berharap dapat menjadi model bagi institusi pendidikan Islam lainnya dalam mengadopsi teknologi untuk kemajuan dakwah.

Langkah progresif ini membuktikan pesantren mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian tradisi dan adopsi inovasi.

Era digital menuntut lembaga pendidikan beradaptasi tanpa kehilangan jati diri.

Pesantren yang merangkul teknologi dengan bijak akan semakin relevan di mata generasi digital sambil tetap kokoh pada fondasi spiritual.

Transformasi digital pesantren ini mengajak seluruh stakeholder pendidikan Islam merenungkan pentingnya inovasi dalam dakwah.

Teknologi bukan ancaman, melainkan sarana memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pelayanan umat.

Pendaftaran Santri Baru