Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta kembali menyelenggarakan prosesi wisuda atau Haflah Takharruj bagi santri kelas akhir Tarbiyatul Mu’allimin/Mu’allimat al-Islamiyah (TMI) angkatan ke-49 Glorious Generation.
Acara ini berlangsung di GOR Darunnajah Jakarta pada Sabtu, 27 Juni 2026, bertepatan dengan 12 Muharram 1448 H.
Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan sangat khidmat.
Prosesi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan pondok, dewan guru, seluruh santriwati Darunnajah, dan para wali santri yang datang untuk menyaksikan pencapaian putra-putri mereka.
Pimpinan Pesantren Darunnajah, K.H. Hadiyanto Arief, turut memberikan suntikan ruh perjuangan yang mendalam. Dalam wejangannya, beliau secara khusus menyoroti kekhasan dan peran sentral santriwati bagi masa depan peradaban.
“Mendidik seorang perempuan, sejatinya mendidik satu hingga dua generasi. Ibu adalah madrasah al-ula, sekolah pertama tempat karakter generasi dibentuk,” tegasnya.
Beliau menjabarkan bahwa Darunnajah tidak sekadar mencetak lulusan yang pandai secara akademik, melainkan membentuk karakter sittil-kull.
Lebih lanjut, Kyai Hadiyanto mengingatkan agar para alumni tidak terjebak pada rutinitas dan berani melangkah keluar dari zona nyaman.
“Berdiam di zona nyaman terlalu lama adalah kejumudan, seolah mati pelan-pelan. Keberanian masuk zona belajar itulah ruh hijrah yang sesungguhnya,” jelas beliau.
Direktur TMI Darunnajah, H. Robby Muhammad Syarief, Lc., M.H., memaparkan proyeksi masa depan para lulusan.
Data angket menunjukkan bahwa mayoritas lulusan angkatan ke-49 ini memiliki visi karir yang tangguh di sektor kemandirian ekonomi, di mana 65 persen santriwati menargetkan diri menjadi pengusaha.
Angka ini sejalan dengan minat penjurusan di perguruan tinggi pada Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen yang menduduki peringkat teratas (19%).
Mengutip syair Imam Syafi’i, Ustaz Robby memotivasi para wisudawan untuk berani keluar merantau.
“Berperanlah Anda sebagai orang yang mampu menyelesaikan masalah (problem solver) di tengah masyarakat,” pesannya.
Rangkaian acara Haflah Takharruj ini ditutup dengan doa bersama, menandai kesiapan penuh angkatan Glorious Generation untuk terjun dan menebar manfaat nyata bagi agama, bangsa, dan negara.
