Seluruh santri dan guru Pondok Pesantren Darunnajah 12 Dumai bersatu dalam keheningan spiritual, memecah kesunyian iftar Arafah dengan doa bersama.
Kegiatan buka puasa bersama Yaumul Arafah yang diselenggarakan kamis (5/6/2025) di aula pesantren melibatkan seluruh santri dan tenaga pendidik. Acara yang dikomandoi Ustadz Shodiq S.Pd dari bagian pengasuhan santri ini berlangsung dalam suasana khidmat penuh makna.
Puasa Arafah memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda: “صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ” (Shiyamu yaumi arafata ahtasibu ‘alallahi an yukaffira as-sanata allati qablahu was-sanata allati ba’dahu). Artinya: “Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.”
acara ini berlangsung mulai pukul 17.30 WIB hingga maghrib. Kegiatan dimulai dengan tausiyah singkat tentang keutamaan hari Arafah, dilanjutkan dengan doa bersama sebelum berbuka puasa bersma.
“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat persaudaraan dan meningkatkan kualitas spiritual santri melalui ibadah sunnah yang dianjurkan,” ujar Ustadz Shodiq. Menurutnya, pelaksanaan buka puasa bersama juga mengajarkan santri tentang pentingnya kebersamaan dalam menjalankan aktivitas keagamaan secara konsisten.
Antusiasme santri terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam setiap rangkaian acara. Para santri tampak hikmat mengikuti tausiyah dan berlomba-lomba memperbanyak dzikir serta istighfar. Suasana persaudaraan semakin terasa ketika mereka saling berbagi makanan dalam tradisi kebersamaan yang telah mengakar.
Kegiatan ini merefleksikan makna mendalam tentang kesucian waktu dan pentingnya memanfaatkan momentum spiritual untuk introspeksi diri. Hari Arafah mengajarkan bahwa setiap detik kehidupan adalah anugerah yang harus diisi dengan amal saleh dan perbaikan kualitas iman.
Tradisi buka puasa bersama di hari-hari istimewa telah menjadi bagian integral dari pendidikan karakter di pesantren. Melalui kegiatan seperti ini, santri belajar memahami nilai-nilai toleransi, empati, dan kepedulian sosial yang menjadi fondasi pembentukan generasi muslim yang berkarakter.
Pesantren Darunnajah 12 Dumai konsisten menghadirkan program-program yang menguatkan spiritualitas santri. Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kematangan emosional dan spiritual yang seimbang dalam menghadapi tantangan zaman.
Momentum Yaumul Arafah mengingatkan kita semua untuk senantiasa memperbanyak amal kebaikan dan memperkuat ikatan persaudaraan. Mari jadikan setiap hari sebagai kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berkontribusi positif bagi sesama manusia.




