Ribuan keluarga Indonesia tinggal dan bekerja di Malaysia dan Singapura. Banyak di antara mereka yang ingin anaknya mendapat pendidikan pesantren di tanah air — tapi bingung memilih karena jaraknya yang jauh dan kunjungan yang terbatas. Pesantren di Bogor Barat, yang bisa dijangkau dari dua bandara Jakarta, menjadi salah satu pilihan yang cukup sering dipertimbangkan.
Bagaimana akses dari Malaysia dan Singapura ke pesantren?
Terbang dari Kuala Lumpur atau Singapura ke Jakarta — baik ke Soekarno-Hatta maupun Halim — hanya dua sampai tiga jam. Dari bandara, lanjut ke pesantren di Bogor Barat lewat Serpong atau Cibinong. Total dari bandara ke pesantren: sekitar dua jam lewat darat.
Pesantren menyediakan wisma di dalam lingkungan. Keluarga dari luar negeri biasanya datang dan menginap beberapa hari — menemui anak, melihat perkembangannya, dan bicara dengan pihak pesantren.
Kenapa keluarga diaspora memilih pesantren di Bogor?
Banyak keluarga WNI di Malaysia dan Singapura yang khawatir anak kehilangan identitas keislaman dan budaya Indonesia. Pesantren memberikan lingkungan yang memperkuat keduanya — ibadah sebagai inti keseharian, bahasa Arab dan Inggris aktif setiap hari, dan komunitas banyak santri dari seluruh Indonesia.
Pesantren di Bogor Barat sudah berdiri lebih dari tiga dekade. Kurikulum terpadu. Bilingual. Fasilitas lengkap. Ijazah diakui. Masih dikembangkan — tapi fondasi kuat.
Hubungi WhatsApp 0812111180. Tidak ada kewajiban.