PESAN DAN NASEHAT PERPULANGAN SANTRI

Oleh bapak pimpinan pondok pesantren nurul ilmi darunnajah 14

Al- Ustadz Fajar Suryono S.Kom

Etiket atau biasa disebut Etika n tata cara (adat sopan santun, dsb) etiket dilaksanakan umumnya dilaksanakan menjelang

adanya liburan santri

adapun etiket biasannya diisi dengan siraman rohani atau nasehat pimpinan kepada santri santri nya

dan pesan pesannya sebagai berikut :

ETIKET

Dan Cara Mengisi Kekosongan

 

APA ITU : AKHLAQ, ETIKA, ETIKET DAN HUBUNGANNYA Akhlaq : Sifat yang tertanam kuat di dalam jiwa manusia, yang dari sifat itu timbul perbuatan dan gerak gerik lahiriah dengan mudah tanpa memerlukan pertimbangan lebih dahuluEtika : dari bahasa Yunani ethos : adat kebiasaan : Ilmu yang menyelidiki kebaikan dan keburukan dengan melihat amal perbuatan manusia

Etiket : adab dan sopan santun : perilaku lahiriah manusia

FAKTOR PENUNJANG ETIKET :

Manusia : perbedaan antar manusia dalam bentuk fisik, mental, bahasa, budaya, pandangan, kekuasaan dan ilmu pengetahuan, misal : orang dengan tubuh gemuk dan pendek ada kecenderungan hematInstink : perbuatan yang berorientasi pada tujuan dari perbuatan, misal : kenapa orang mau sedekah, apa karena ingin dipuji atau karena Allah SWT, dalam bahasa umumnya : motif atau modusnya apa?

Kebiasaan : “Hanyalah sabar itu adalah pada desakan (rintangan) pertama (muttafaqun alaih)

Keturunan : “Al-waladu sirru abihi” / buah jatuh tidak jauh dari pohonnya / yang diwariskan oleh ortu kepada anak bukan karakter, tapi pola asuh”

Lingkungan : Lingkungan alam dan pergaulan, misal : beda cara marah orang Batak dan Jawa

Azam : “Man Jadda Wajada”

Dhomir : Quwwatun tuhadziruka ‘an fi’li syarri Bisikan Tuhan God Spot wannafsi wama sawwaha, faalhamaha fujuroha wa taqwaha

Pendidikan : Al-jarru qoblal jarri wa rofiqu qobla toriqi fainnal qorina bil muqoroni muqtadi

 

SOPAN SANTUN

Pakaian : Fungsi pakaian ada 3 :Penutup auratPerhiasan

Pelindung tubuh dari kerusakan

Sederhana bukan berarti miskin :

qul wasyrob walbas watasoddaq min ghoiri sarofin wal makhilatinPakaian yang terpenting selalu bersih, suci dan rapi

Memilih pakaian :

Pakaian pantas dan sesuaiBedakan pakaian laki laki dan perempuan

Jangan ikut ikutan mode tanpa tahu tujuan

Pakai sepatu dan sandal

Bedakan sepatu untuk : olah raga, kantor, acaraJangan memakai sandal/sepatu 1 saja, kiri saja atau kanan saja

Sangat tercela dan tidak sopan

Membuka baju di tempat umumMemakai kaos di acara resmi

Melepas kancing baju dengan sengaja kesan sombong

Pakaian yang wajar dan serasi

Jangan ingin sederhana malah kelihatan jorok dan kotorCelana/rok panjang disesuaikan dengan tinggi badan

Peci : jangan terlalu tinggi atau rendah, terlalu miring

Baju/celana : jangan terlalu ketat

Warna : serasi, wajar dan enak dipandang

Parfum : pagi atau malam saja

Waktu sholat :

Jangan memakai kaosJangan asal sah dan menutup aurat saja tapi harus pantas karena menghadap Allah

Jadi Imam : pakai baju lengan panjang/jas, warna putih/terang

Resepsi dan pernikahan :

Jika memakai jas harus lengkap : celana, kemeja, jas, dasi dan sepatuJika memakai batik : jangan dimasukkan ke dalam celana, itu tidak model

Saat acara resmi : pakailah pakaian resmi, jangan pakaian santai dan pakaian kerja sehari-hari

Ta’ziyah

Pakaian jangan mencolokMenyatakan Bela sungkawa

Tidak bersenda gurau

Bertamu dan menerima tamu

Menerima tamu : Bermanis muka, ramah tamah, dan sopan, bertanya yang sopan, mengantar tamu sampai ke pintu ketika pamitBertamu : Jangan duduk sebelum dipersilahkan, jangan melihat-lihat rumah seperti menyelidiki

Hikmah berpakaian bagi wanita muslimah :

Membedakan : wanita terhormat dan tidak terhormatTerhindar dari gangguan laki-lakii iseng

Pahala dari Allah

Mencegah nafsu birahi

 

SOPAN SANTUN DALAM PERTEMUAN :

Memilih pertemuanMin husni islamil mar’i tarkuhu ma la ya’nihiTempat Duduk

Pilih yang kosong, jangan menggeser orang dari tempat duduknyaKesopanan dalam pertemuan

Duduk di kursi dengan tenang, tidak berisikJangan mengoyang goyang kursi

Ketika orang berbicara lihatlah mulutnya, jangan matanya atau bagian lain-lainnya

Ketika al-qur’an dibacakan agar mendengarkan dan tidak ramai

Sikap sikap yang kurang sopan :

Tersenyum tanpa ada sebabBerbisik bisik dengan teman diikuti dengan gerakan yang mencurigakan

Membersihkan kaki, telinga, mata dan hidung

Membuang ingus, kentut yang disengaja, meludah

Menggoyang goyang kaki dan menguap

Membuang abu rokok tidak pada tempatnya

Bersendawa dengan diapaksa-paksa dan dibesar-besarkan

Menggeliat

Menunjuk nunjuk tanpa alas an pasti

Menampakkan kelesuan dan tidak bergairah seakan akan bosan dengan pembicaraan orang

Ngotot dalam berbicara, bersitegang urat leher, menang sendiri, memonopoli pembicaraan dan serbau aku dan egois

Menyebarkan aib

Menghina dan meremehkan

 

SOPAN SANTUN DALAM BERBICARA

Pentingnya berbicara baik Semua kerusakan di muka bumi ini diawali dengan pembicaraan yang salahKalau saya menjadi pemimpin makan hal pertama yang akan saya perbaiki adalah “Bahasa”

Berbicara sesuai dengan tingkat akal masing masing :

Amarona an nukallima an nasa ‘ala qodri ‘uqulihimPerbedaan tingkat akal seseorang ;

Tingkat pendidikan dan pengetahuanStatus social, pekerjaan, profesi dan hobi

Keadaan pribadi : watak dan sifat

Pandangan hidup agama, iman dan ideology

Jenis kelamin dan usia

Apa yang dibicarakan :

Harus ada topikPerhatikan dimana kita berbicara : rumah sendiri, rumah orang lain, kantor, warung, masjid dll

Kapan kita bicara:

Ingat waktu, tempat dan suasanaSesuaikan volume

Hati-hati menyambut pembicaraan orang

Tidak sopan menanyakan : pangkat dan gaji seseorang

Jika memakai istilah asing haruslah tepat dan benar

Mendengarkan orang yang sedang berbicara dengan baik

Jika tidak setuju :

Kalau tidak salah, menurut saya dengar….Menurut pendapat saya, barangkali…

Menurut pandangan saya, barangkali….

Menurut yang saya fahami….

Bahasa yang susunan halus dan menarik hati

Jangan menunjuk-nunjuk ketika berbicara

Jangan mengatakan aku, saya…

Hindari pembicaraan yang mengandung porno dan cabul

Jangan ghibah dan fitnah

Jika berbicara dengan orang tua jangan sambil tidur-tiduran

Bicara dengan wanita yang bukan muhrim : jagalah jarak untuk menghindari fitnah

Menyanggah dengan sopan

Bicara melalui telephone :

Sebelum melakukan pembicaraan sediakan pensil dan catatan disisi telephoneJangan mengangkat telephone sebelum mengetahui nomor yang dituju

Bicara dengan diawali salam dan sebutkan idetitas pribadi

Jika anda tidak ada di tempat, tinggalkan pesan anda akan menelephone kembali

Jika nomor yang dihubungi sibuk, telephone kembali setelah beberapa saat

Agar suara jelas jarak berbicara 4 cm

 

 

SOPAN SANTUN BERGURAU

Laughter is the medicine Tertawa itu sehatBergurau yang menjerumuskan pada dosa

SOPAN SANTUN MENERIMA TAMU

Gupuh : menampakkan kegembiraan hatiSaguh : menciptakan suasana keakraban

Lungguh : didudukkan pada tempat yang tersedia

Suguh : memberikan suguhan makanan

SOPAN SANTUN MAKAN BERSAMA

Membaca bismilahPakai tangan kanan

Makan sewajarnya

Ucapkan hamdalah setelah selesai

Jangan memulai makan sebelum dipersilahkan

Persilahkan orang tua dahulu

Melihat makanan dengan wajar

Ambil lauk yang terdekat

Jangan ambil lauk dengan tangan penuh nasi

Jangan minum sambil bunyi

Jangan mengecap ketika makan

Jangan berdiri

Jangan berceceran

Jangan sendawa

ACARA LIBURAN

Jangan “Mumpungisme”Isi liburan dengan :

Baca bukuTadarus

Hafal Al-qur’an

Bantu orang tua

Bersihkan kamar tidur

Pelajaran tambahan

Berkunjung ke tempat tempat yang bersejarah

Tour : Refreshing sambil belajar

 

TAMAT

Selamat Liburan