Pendidikan karakter guru masa depan dimulai sejak dini. Santri kelas 6 Tarbiyatul Muallimin wal Muallimaat Islamiyah (TMI) Al-Harokah Darunnajah 12 mendapat bimbingan khusus persiapan profesi mudarris. Direktur Pendidikan TMI, Ustadz Marfu Ul Azhrai, memimpin sesi mentoring bertema “Persiapan Matang Santri Kelas 6 TMI Menuju Profesi Mudarris yang Amanah” pada 3 September. Kegiatan ini merefleksikan komitmen pesantren dalam mencetak pendidik berkualitas tinggi.
Program bimbingan intensif ini menghadirkan metodologi pengajaran komprehensif untuk santri kelas 6 TMI. Ustadz Marfu Ul Azhrai menyampaikan teknik-teknik penyampaian ilmu yang efektif dan engaging.
Kegiatan ini menginternalisasi hadist Rasulullah SAW: “خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ” (Khairun-naasi anfa’uhum lin-naas) yang bermakna “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya”. Filosofi ini menjadi landasan pembentukan calon pendidik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berjiwa pengabdi. Program mentoring mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan metodologi pendidikan modern yang aplikatif dan kontekstual.
Kegiatan mentoring rutin akan dilaksanakan setiap minggu untuk memantau perkembangan kompetensi santri. Program peer teaching dan praktik mengajar terbimbing menjadi bagian integral kurikulum. Evaluasi berkala memastikan kualitas output yang konsisten dengan standar pesantren. Sistem monitoring komprehensif mengukur progress individual setiap santri secara objektif dan terstruktur.
Transformasi santri menjadi mudarris amanah memerlukan proses panjang dan berkelanjutan. Al-harokah berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pengembangan potensi optimal setiap santri. Investasi SDM berkualitas tinggi ini diharapkan berkontribusi signifikan terhadap kemajuan pendidikan nasional. Generasi pendidik masa depan sedang dipersiapkan dengan fondasi kuat dan visi jelas.
