Persembahan Prestasi Dari Siswa-siswi MI

Teman-teman, guru-guru, para orang tua, bahkan pimpinan pesantren, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc telah menjadi saksi bagaimana kehebatan siswa-siswi MI  Darunnajah Cipining di atas panggung, kamis (23/12). Sebagai apresiasi rasa bangga dan gembira, para orang tua yang usai menyaksikan penampilan putra-putrinya, mereka mengungkapkannya dengan melempar sejumlah rupiah ke dalam baskom. Akan lebih riuh dan ramai jika rupiah-rupiah itu berupa uang logam. ‘Nyawer’ begitulah istilah yang mereka pakai.

Siswi MI Riang Menari

Acara yang digelar mengiringi pembagian rapor semester  1 ini dimeriahkan oleh siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 6. Maka jadilah, acara yang bertempat di aula pesantren ini menjadi catatan prestasi yang sudah semestinya dihargai. “Membagi rapor adalah sesuatu yang sangat mudah. Panggil orang tua lalu kita kasih rapor anaknya. Tapi, sebagaimana kebiasaan yang kita lakukan, kita tidak lakukan sesederhana itu. Maka, sengaja kita buat acara seperti ini. Disinilah, agar orang tua menyaksikan betapa putra-putrinya punya prestasi lain. Karena prestasi itu, bukanlah melulu nilai rapor, di panggung inilah, prestasi-prestasi siswa-siswi MI ditampilkan” papar Pak Kyai di depan orang tua siswa.

Senada dengan itu, kepala MI, Ustadz Nurfatoni, S.H.I. mengaku bersyukur dapat menyaksikan anak-anak didiknya dapat sukses mempersembahkan kegiatan ekstrakurikuler MI secara preview di atas panggung. Menurutnya, inilah bentuk peningkatan kualitas pendidikan yang mencakup koqnitif, afektif, dan psikomotorik. “Peningkatan kualitas pendidikan termasuk di dalamnya mental menjadi sangat penting bagi siswa. Keberanian anak-anak untuk tampil adalah prestasi tersendiri. Dan kita telah saksikan siswa-siswi MI dalam berbagai ketrampilan, menyanyi, menari, bahkan mempraktikan sholat”

Nyawer Euiiiiiiiiii.....

Dalam penampilannya, siswa-siswi kelas 1 dan kelas 2 mempersembakan hapalan surat-surat pendek (juz ‘amma), hapalan do’a-do’a harian, tari burung kutilang dan Mars MI. Tidak kalah seru, kolabirasi kela 3 dan 4 putri menampilkan kolaborasi tari islami dengan iringan lagu Rindu Muhammadku dari album Haddad Alwi. Secara terpisah, kelas 4 kembali menunjukkan kemampuannya dalam bermain drama dalam 3 bahasa (Indonesia, Arab, Ingris).

Disusul kemudian penampilan Indiana Nada Zahra, dkk (kelas 6) dalam bait-bait puisi yang bersambung dengan pidato berisi tentang kemuliaan orang tua terutama sang ibu. “Kemarin kan hari Ibu, jadi bagi siapa yang belum mengucapkan dan mengungkapkan rasa sayangnya kepada ibu, saya mengingatkan, saat ini pun belum terlambat…” ungkap Nada usai penampilannya.

Kelas 5 turut memeriahkan panggung dengan tari piringnya. Lalu sebagai penutup kelompok paduan suara MI menyuguhkan 3 lagu, yaitu Senandung MI, Hymne MI, dan Do’a Anak Sholeh. (Wardan/Billah).

Generasi Sholihin
Tari Piring