Salah satu tanda keberkahan sebuah amal baik adalah adanya perkembangan yang berlipat ganda baik dalam aspek kuantitas dan aspek kualitas.
Pesantren Darunnajah Group dimulai dengan modal wakaf lahan dari alm KH Abdul Manaf Mukhayyar seluas 5 hektar di Ulujami.
Alhamdulillah dalam kurun waktu 4 dekade asset wakaf tersebut berlipat jumlahnya mencapai angka 600 hektar yang tersebar diberbagai wilayah di Indonesia di Jawa, Sumatera dan Kalimantan.
Tak terkecuali Aset wakaf milik Yayasan Darunnajah yang terletak di Desa Cidokom yang dikelola oleh Pesantren Annur Darunnajah 8.
Bermula dari lahan 2,5 hektar yang diwakafkan oleh bpk (alm) Yusuf Gayo dan keluarga pada akhir tahun 2006, tercatat pada Maret 2014 total lahan wakaf di Cidokom mencapai 5,5 hektar. Jika ditambah dengan lahan kavling guru Darunnajah mencapai total 7,2 hektar.
Saat ini sedang didalam proses pembelian lahan seluas sekitar 1,5 hektar.
Sebuah kesyukuran yang tiada tara dan semoga aset wakaf tersebut bisa menjadi aset wakaf yang produktif demi kemajuan pendidikan generasi muda muslim.
