PERKHUTSY XX diikuti 800 santri

BOGOR/dn.com – Pondok Pesantren Darunnajah menggelar Pekermahan Khutbatul 'Arsy (Perkutsy) XX, yang bertempat di Pesantren Annur Darunnajah VIII tepatnya di Cidokom, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Ini merupakan serangkaian acara pekan ta'aruf dan Pekan Olahraga, Seni dan Pramuka (PORSEKA) dalan pekan perkenalan santri baru tahun pelajaran 2008/2009. Perkhutsy ini diadakan selama 3 hari sejak tanggal 29 sampai 31 Juli 2008. Seperti pada tahun lalu, pada Perkutsy kali ini tak hanya diikuti oleh santri-santri Pesantren Darunnajah saja, tapi juga diikuti oleh beberapa Pesantren Cabang Darunnajah diantaranya Pesantren Darunnajah II Cipining, Pesantren Darunnajah III Al-Mansur, serta diikuti oleh pesantren sekitar daerah Bogor dan Banten, diantaranya adalah Pesantren La Tansa Bogor. Jumlah peserta pada Perkutsy tahun ini sekitar 800 santri putra dan putri.

Pembukaan Perkutsy yang dilaksanakan pada hari Selasa, 29 Juli ini dihadiri tokoh Pramuka yang menjabat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka yang biasa disapa Ka' Joko. Pada acara tersebut dihadiri pula Ketua Yayasan Darunnajah, H. Saifudin Arief, SH., MH., Pimpinan Pesantren Darunnajah Drs.H. Sofwan Manaf, M.Si., serta guru-guru. Acara yang dibuka  pukul 08.00 WIB berlangsung meriah dan khidmat.

Sebuah Baliho raksasa yang terpasang di lpangan utama perkemahanpun terpasang dengan tegak dengan dipajang foto Bapak Pandu Dunia, Baden Powel dan Pejuang Pramuka tanah Air kita, KH. Agus Salim. di Buper putra terpasang gapura masuk area perkemahan dengan ditambahkan jembatan penyeberangan yang menghubungkan lapangan upacara dengan area tenda, kerena terletak diantara jalan lintasan warga setempat. Sedangkan area putri memakai lahan sebelahtimur Pesantren.

Pada upacara pembukaan Perkutsy juga di suguhkan atraksi dan penampilan pramuka santri putri dan putra. Setelah mengikuti upacara, Ka' Joko berserta rombongan Pimpinan Pesantren meninjau tempat perkemahan, berkeliling  melihat fasilitas Bumi Perkemahan Cidokom. Acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dan foto bersama dengan pengurus pesantren serta santri.