Pesantren Darunnajah 2 Cipining merupakan lembaga pendidikan yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan agama baik secara teoritis maupun praktis. Maka dari itu, dengan diadakannya kegiatan Perkajum (Perkemahan Kamis Jum’at) ini merupakan ajang atau wahana para santri untuk dapat belajar bermasyarakat sebelum terjun ke dunia masyarakat sesungguhnya setelah lulus nanti. Diharapkan para santri dapat menjadi kader ulama al-amilin wa as-sholihin yang mampu menyampaikan risalah Islamiyah kepada seluruh lapisan masyarakat.

Proses belajar tidak mutlak dilaksanakan di ruang kelas, selain itu para santripun membutuhkan ruang dan waktu guna mengali pengetahuan secara langsung serta pengalaman di lingkungan masyarakat. Hal ini sekaligus sebagai wahana aplikasi ilmu yang telah dipelajari di pondok pesantren Darunnajah Cipining.
Perkajum yang dilakukan setiap pekan ini memang memiliki potensi yang besar untuk dapat memberikan fasilitas yang baik untuk para santri. Sistem yang berlaku dalam acara perkajum tersebut juga meliputi asrama kampus 1, 2, dan 3. Baik santri berasrama maupun nonasrama dijadwal secara rolling.
Tepatnya pada tanggal 4 Oktober kemarin, kelompok santriwati  berangkat untuk menjalankan tugas perkajum dengan membawa 12 personil. Mereka bertugas di kediaman Drs. M. Haidar dan Ibu Siti Arfah  di jalan. K.H. Ahmad Dahlan RT 02 RW 03 No. 68 Petir, Cipondoh, Tangerang.
Mengawali kegiatan di lokasi, mereka langsung bersilaturahmi ke tokoh masyarakat, mulai dari ketua RT, kepala MD (Madrasah Diniyyah), dan masyarakat setempat.

Peserta Perkajum berkesempatan untuk belajar mengajar di MD Latansa, PAUD dan TK. Selain itu merekapun mengadakan program bakti sosial di lingkungan sekitar tempat Perkajum. Adapun Personalia kelompok 4 Perkajum di antaranya:

1. Fakhrunnisa Haidar  (XII), Tangerang
2. Siti Riqotul Kholisoh (XII) Tangerang
3. Selfi Fitriani (XI), Jakarta
4. Kusmia (XI), Bogor
5. Iif Afifah (IX), Bogor
6. Nur Apni (IX), Tangerang
7. Siti Dewi N.S. (VIII), Bogor
8. Azhfi Mahda Faqia (VIII), Bogor
9. Salwana Zulfah (VIII), Bogor
10. Apriliana Zein (X), Tangerang
11. Diah Majid Hasan (X), Tangerang
12. Gita Wijayanti (VIII), Bogor

Setelah selesai mengerjakan tugas, ketua kelompok diberikan tugas agar mampu membuat hasil laporan kegiatan yang berlangsung selama selama 2 hari Perkajum. Laporan dalam bentuk hard copy (print out) maupun presentasi kepada seluruh santriwati.
“Saya berharap dengan diadakannya kegiatan perkajum yang digilir dengan beberapa kelompok ini dapat menjadikan santri yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, agama dan nusa bangsa”. Ujar fakhrunnisa selaku ketua kelompok.
Kesimpulannya perkajum atau safari dakwah ini merupakan kegiatan yang sangat efektif bagi santri dalam mengisi kegiatan. Selain itu, moment ini juga dapat memberikan motivasi kepada santri tentang bagaimana kehidupan sesungguhnya di luar atau di masyarakat nanti. Serta melatih dan mendidik santri dalam mengerjakan tugas sebaik mungkin.(WARDAN/Annisa)