Penyambutan Kontingent Darunnajah 2 cipining yang telah meraih Juara Umum ke-3 di AGRASI (Al Mizan Galang Kreasi) Penyambutan Kontingent Darunnajah 2 cipining yang telah meraih Juara Umum ke-3 di AGRASI (Al Mizan Galang Kreasi)

Penyambutan Kontingent Darunnajah 2 cipining yang telah meraih Juara Umum ke-3 di AGRASI (Al Mizan Galang Kreasi)

Penyambutan Kontingent Darunnajah 2 cipining yang telah meraih <a href=Juara Umum ke-3 di AGRASI (Al Mizan Galang Kreasi)" class="wp-image-221790" srcset="https://darunnajah.com/wp-content/uploads/2026/09/DNC_7885-1024x681-1.jpg 1024w, https://darunnajah.com/wp-content/uploads/2026/09/DNC_7885-500x332.jpg 500w, https://darunnajah.com/wp-content/uploads/2026/09/DNC_7885-1536x1022.jpg 1536w, https://darunnajah.com/wp-content/uploads/2026/09/DNC_7885-2048x1363.jpg 2048w, https://darunnajah.com/wp-content/uploads/2026/09/DNC_7885-511x340.jpg 511w, https://darunnajah.com/wp-content/uploads/2026/09/DNC_7885-920x612.jpg 920w, https://darunnajah.com/wp-content/uploads/2026/09/DNC_7885-1600x1064.jpg 1600w, https://darunnajah.com/wp-content/uploads/2026/09/DNC_7885-3200x2128.jpg 3200w, https://darunnajah.com/wp-content/uploads/2026/09/DNC_7885-1919x1277.jpg 1919w, https://darunnajah.com/wp-content/uploads/2026/09/DNC_7885.jpg 2560w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" />

Kontingen pramuka Cipining pulang dari Tangerang dengan membawa tiga gelar sekaligus. Mereka meraih Juara Umum 3 pada ajang Al Mizan Galang Kreasi atau AGRASI ke-20 yang diselenggarakan Pondok Al Mizan. Capaian itu diperoleh setelah bersaing dengan kontingen dari 15 pesantren. Satu santri bahkan dinobatkan sebagai Adika Teladan golongan Penegak. Kabar tersebut menutup rangkaian perjalanan yang dimulai dari lapangan upacara pelepasan.

Perolehan kontingen pada AGRASI ke-20 tercatat dalam empat capaian. Setiap golongan berhasil membawa gelar masing-masing dari arena perlombaan. Berikut rincian hasil yang diraih:

  • Juara Harapan 3 golongan Penegak
  • Juara Harapan 2 golongan Penggalang
  • Juara Umum 3 dari 15 pesantren peserta
  • Penghargaan Adika Teladan golongan Penegak: Arja Huurin

Gelar Juara Umum 3 menjadi penanda bahwa kekuatan kontingen tersebar merata di dua golongan. Pesantren Darunnajah 2 Cipining memberangkatkan 20 santri yang terbagi ke dalam 10 anggota Pramuka Penegak dan 10 anggota Pramuka Penggalang. Komposisi berimbang itu menempatkan santri senior dan junior dalam satu barisan perjuangan yang sama. Nilai yang mereka kumpulkan berjalan saling melengkapi hingga terakumulasi menjadi peringkat umum. Kerja regu akhirnya berbicara lebih keras daripada kemampuan perorangan.

Penghargaan Adika Teladan golongan Penegak yang diterima Arja Huurin menambah bobot capaian kontingen. Penghargaan tersebut menyoroti kualitas pribadi seorang santri di tengah kesibukan perlombaan beregu. Prestasi perorangan itu tumbuh dari kebiasaan harian di asrama, mulai dari kedisiplinan hingga tanggung jawab kepada teman satu regu. Bagi para juniornya, gelar tersebut menjadi contoh yang dapat dilihat dari dekat. Teladan memang lebih mudah dipahami ketika hadir dalam sosok yang nyata.

Perjalanan menuju hasil ini dimulai pada Senin, 31 Agustus 2026. Pada hari itu, seluruh santri berkumpul di lapangan untuk melepas keberangkatan kontingen ke Tangerang. Al Ustadz Solehudin, Ketua Departemen Pengasuhan Santri, memimpin upacara pelepasan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan itu digelar sebagai wujud penghargaan dan dukungan Pesantren kepada para santri yang akan berlomba. Barisan yang rapat pagi itu memberi bekal keberanian sebelum mereka berangkat.

Majlis Pembimbimng Koordinator Harian (MABIKORI) sebelumnya menyebut tahap persiapan sebagai tantangan terberat. Latihan harus disusun sedemikian rupa agar target yang diharapkan benar-benar terwujud di arena perlombaan. Para peserta menyeimbangkan jadwal belajar di kelas dengan latihan kepramukaan atau scouting menjelang keberangkatan. Proses panjang itu menuntut kesabaran dari pelatih maupun santri. Empat capaian yang kini dibawa pulang menjadi jawaban atas kerja keras tersebut.

Penyambutan Kontingent Darunnajah 2 cipining yang telah meraih Juara Umum ke-3 di AGRASI (Al Mizan Galang Kreasi)

Dukungan dari dalam Pesantren pun berjalan sepanjang perlombaan berlangsung. Doa untuk para peserta dipanjatkan pada setiap salat oleh santri yang tetap tinggal di asrama. Cara sederhana itu menjadi bentuk keterlibatan yang menembus jarak antara Cipining dan Tangerang. Santri yang berlomba di lapangan dan santri yang berdoa di masjid berjalan dalam satu perjuangan. Hasil di Tangerang akhirnya menjadi milik seluruh warga Pesantren.

Di balik deretan gelar itu tersimpan pelajaran yang layak direnungkan. Islam mengajarkan bahwa hasil terbaik lahir dari usaha maksimal yang disempurnakan dengan doa dan tawakal. Kepramukaan mendidik santri tentang kedisiplinan, kemandirian, serta kesetiaan pada regu dan janji. Piala akan tersimpan di lemari, sementara karakter yang terbentuk akan terus dibawa ke mana pun santri melangkah. Nilai inilah yang membuat sebuah perlombaan berumur lebih panjang daripada pengumuman juaranya.

Capaian pada AGRASI ke-20 kini menjadi titik pijak untuk kegiatan berikutnya. Para santri diajak menjaga semangat latihan kepramukaan di lingkungan asrama masing-masing tanpa menunggu jadwal perlombaan. Guru dan wali santri dapat meneruskan dukungan melalui doa serta perhatian pada pembinaan karakter di rumah dan di pesantren. Mari rawat kebiasaan berlatih dan berdoa bersama, karena dari sanalah gelar-gelar berikutnya akan tumbuh. Perjalanan kontingen belum berakhir di Tangerang.