Pentingnya PAUD dalam Pendidikan

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani.

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Pendidikan anak usia dini tidak sekedar berfungsi untuk memberikan pengalaman belajar kepada anak, juga untuk mengoptimalkan perkembangan otak. Pendidikan anak usia dini dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja seperti halnya interaksi manusia yang terjadi di dalam keluarga, teman sebaya, dan dari hubungan kemasyarakatan yang sesuai dengan kondisi dan perkembangan anak usia dini. Pendidikan yang penuh pemahaman, pengembangan dan kesempatan seluas-luasnya diberikan pada anak untuk menunjukan potensi dirinya sendiri dengan memberikan pengarahan yang  jelas pada anak. Dengan demikian anak akan terdidik lebih cerdas dan menjadi seorang anak yang berpikir positif dan berpikiran terbuka.

Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini yaitu:

  • Membentuk anak yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa.
  • Membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.

Saat memasukkan anak ke playgroup berbeda dengan TK,  karena yang diutamakan adalah beradaptasi/sosialisasi  dengan teman sebayanya, disamping ada tujuan lain diantaranya :

  • bermain & bersenang-senang, sharing, merasakan “menang dan kalah”, melatih kreatifitas anak, melatih motorik kasarnya, mempersiapkan anak agar pada saat masuk TK sudah tidak lagi susah dalam bergaul / beradaptasi dengan guru serta teman-temannya.

Dan untuk pertimbangan pemilihan TK diantaranya adalah :

  • Agama, karena pelajaran agama harus sudah dikenalkan dari sejak dia dalam kandungan orang tua & juga sejak dia sudah mengetahui/ mengenal agamanya.
  • Lokasi, dekat dengan rumah karena anak masih kecil, mudah untuk diantar dan dijemput.
  • Kurikulum, mutu pendidikan, kemampuan guru, dan sekolah tidak mematikan kreatifitas anak, dimana anak tidak dituntut untuk mengikuti kehendak gurunya.
  • Biaya, biaya yang mahal belum tentu menciptakan kualitas yang memuaskan. Perhatikan kualitas sekolah agar tidak mengecewakan.
  • Guru, guru yang ramah dan murah senyum adalah idola para anak. Guru yang baik akan mencontoh yang baik.
  • Sekolah, tempat yang aman dan nyaman membuat anak senang dengan belajar.

Tetapi pendidikan anak bukan hanya disekolah saja, dirumah dan di masyarakat sekitar kita adalah tempat pendidikan yang lain. Sebagai orangtua hanya berusaha membangun fondasi yang kuat untuk mereka termasuk mental-spiritual dan kita harus dapat menjadi teladan yang baik untuk anak.

(sita, ababiel28@yahoo.com)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom Bogor

Kegiatan Fathu Kutub Santri Akhir Putri

Cidokom Post – Sejak Sabtu (24/10) Pondok Pesantren Anur Darunnajah 8 mengadakan kegiatan tahunan Fathu Kutub untuk santri akhir TMI. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula