PENTAS SENI MENJADI SAJIAN MENARIK PADA UNGGUN GEMBIRA JAMRANA XXI

Sebagai penutup dari kegiatan Jamrana XXI ini, panitia menyelenggarakan api unggun pada Selasa malam (21/4/2009). Dalam agenda yang bernama unggun Gembira ini, semua kelompok menampilkan kreasinya di panggung utama.

Memasuki pukul 21.30 WIB, unggun gembira dibuka dengan menyalakan api unggun yang telah dipersiapkan di tengah-tengah arena. Api dinyalakan oleh pasukan khusus yang terdiri dari 10 andika. Dengan berlari dari salah satu sudut arena, mereka meneriakkan yel-yel lalu berbaris di depan Kak Rohman sebagai Pembina upacara. Setelah ketua regu melapor, mereka pun mulai menyalakan api obor satu persatu yang telah mereka bawa dengan melingkari api unggun. Menjelang penyulutan, mereka meneriakkan Dasa Dharma Pramuka satu persatu secara berurutan.

Setelah api unggun terbakar, pasukan yang dipimpin Rahmawati Dewi Putri, kembali menempati posisi semula. Selanjutnya, mengawali sambutannya, Kak Rohman membakar semangat para andika dengan meneriakkan takbir 3 kali dilanjutkan dengan instruksi aneka tepuk.

“Para andika yang berbahagia, marilah malam ini, kita semua mengambil semangat dari api yang berada di tengah-tengah kita ini. Semangat untuk menjadi pribadi yang berguna dengan tetap survive sebagai pramuka yang siap pakai” tegasnya pada para andika.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pentas seni. Kesempatan tampil pertama kali adalah kakak-kakak penegak yang duduk di kelas X MA Darunnajah cipining. Mereka menampilkan atraksi Tari Belitung seperti di film Laskar Pelangi sebagai sajian perdana. Kemudian dilanjutkan dengan berbagai tarian dan drama dari kelima kelompok peserta Jamrana.

Meski malam semakin larut, kemeriahan pada acara kali ini tidak berkurang. Apalagi setelah para pembimbing dari dewan guru turut menyumbangkan beberapa lagu melaui suara emasnya yang diiringi dengan alat musik keybord. Sebagai selingan, kelas IX MTs yang malam itu menjadi penonton menyumbangkan kreasi tarinya yang dikomandoi oleh Putri Khoirunnisa.

Pada malam istimewa itu pula, panitia mengumumkan 10 peserta terbaik dalam kegiatan Jamrana XXI ini. Mereka adalah Mutia Damayanti, Fajar Triastuti, Fillah kholifah, Nuni Chaeruni Rumasukun, Raihana Rizki, Siti Humaeroh, Rahmawati dewi Putri, Novi Djayanti, Hamalatul Qur’ani, dan Latifah Karimah.

Sebagai kenang-kenangan dan tanda prestasi, mereka berhak atas sertifikat ‘The Best Ten’ yang malam itu diberikan oleh Kak Nani Karmila sebagai pembimbing. Ucapan selamat dan salam-salaman pun diberikan oleh seluruh panitia kepada mereka.

PemilihanThe Best Ten merupakan alat pemacu bagi semua peserta untuk gigih dan berdisiplin dalam mengikuti setiap agenda dan program yang telah dijadwalkan panitia. Bagi yang belum mendapatkan penghargaan ini, di lain kesempatan masih ada waktu untuk menunjukkan prestasi terbaik setiap andika pramuka.

Pukul 23.00 WIB acara unggun gembira ditutup dan mereka kembali ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat menyambut hari esok, karena program beberapi hari ke depan telah menanti, yaitu Nisaiyyah.