Pengarahan Manasik Haji Kepada Para Guru Darunnajah 9 Pamulang

Pada hari Kamis tanggal 2 November seluruh guru pondok pesantren putri Al-Hasanah Darunnajah 9 Pamulang melaksanakan pengarahan praktek lapangan manasik haji di sekitar pondok yang disampaikan oleh Al-Ustadz. Irfan AB.
Dalam pengarahan ini para asatidz dan ustadzah melihat – lihat rute manasik haji yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 November 2017 yang akan datang. Adapun rincian rute nya ialah
- Di Makkah Al – Mukaromah pada tanggal 8 Dzulhijjah
Mempersipakan diri dan bawaan (pakaian & alat ibadah) yang akan diperlukan selama berada di Arafah, Muzdalifah dan Mina yaitu pada tanggal 9,10,11,12 dan atau 13 Dzul Hijjah.
- Di Arafah tanggal 9 Dzulhijjah
Pada malam tanggal 9 Dzul Hijjah sampai tiba waktu Wukuf, dapat dipergunakan untuk melakukan ibadah – ibadah sunnah, antara lain :
a. Membaca Al – Qur’an, Dzikir, Shalat sunnah, terutama Shalat Tahajud, membaca Sholawat dan bacaan – bacaan sunnah lainnya.
b. Shalat jamaah di tenda besar yang digunakan sebagai Mushola.
c. Mandi sunnah wukuf menjelang zawal.
- Pelaksanaan Wukuf.
Setelah matahari condong ke arah barat maka waktu wukuf telah tiba, kemudian bersama – sama masuk tenda besar untuk melaksanakan Shalat dhuhur secara berjamaah. Wukuf dilakukan hingga matahari terbenam.
- Mabit di Muzdalifah malam tanggal 10 Dzul Hijjah
Diusahakan sampai di Muzdalifah tengah malam.Niat Mabit lalu,mencari kerikil untuk melempar Jumrah. Berangkat menuju Mina sambil membaca Takbir dan Talbiyah.
- Di Mina tanggal 10 Dzul Hijjah. Setelah sampai di Mina membaca Do’a, lalu meletakkan barang – barang di kemah yaitu di Harotul Lisan (tepatnya disebelah terowongan Mu’aisim ).Berangkat melempar Jumrah Aqobah, dalam perjalanan sambil membaca Takbir dan Talbiyah, melakukan pelemparan khusus Jumrah Aqobah sebanyak 7 kali lemparan, setelah mulai melempar Jumrah Aqobah 7 kali tidak disunnahkan membaca Takbir dan Talbiyah, kecuali takbiran setelah Shalat Fardlu, menuju tempat penyembelihan, untuk melaksanakan penyembelihan dam dan atau Qurban.
- Tahallul
Setelah melaksanakan penyem-belihan dam serta melempar Jumrah Aqobah, kemudian dapat melakukan Tahallul awal dengan menggunting minimal 3 helai rambut.
- Thawaf Ifadah
Thawaf Ifadah ini dapat dilaksanakan segera pada tanggal 10 Dzul Hijjah atau dalam hari – hari tasyrik (11,12,13 Dzul Hijjah ) atau sesudah tanggal tersebut.
- Mabit di Mina
Bagi yang Nafar awal wajib Mabit di Mina pada malam tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah. Melempar Jumrah Pada tanggal 11,12,13 Dzul Hijjah. Dimulai dari Jumrah Ula kemudian Wustho terakhir Aqobah. Setiap Jumrah dilempar 7 kali dengan yakin masuk lubang Marma.
- Thawaf Wada’
Bagi Jamaah Haji baik gelombang I ataupun gelombang II yang akan meninggalkan Makkah, baik untuk pulang ke Indonesia atau untuk Ziarah ke Madinah, wajib melaksanakan Thawaf Wada’ (Thawaf pamitan). Caranya juga sama seperti thawaf Ifadloh ataupun Thawaf Umrah.
Setelah selesai berdo’a dan akan keluar dari Masjidil Haram, maka ketika sampai di pintu keluar sebaiknya berpaling menghadap ke ka’bah lalu membaca do’a.
Dengan berakhirnya Thawaf Wada’ tersebut maka selesailah sudah rangkaian ibadah Haji Tamattu’. Semoga dengan adanya pengarahan manasik haji ini menjadi sebuah persiapan kita untuk dipermudah menuju Makkah Al-Mukarromah aamiiin.