Pondok Pesantren Darunnajah bekerja sama dengan Puskesmas Pesanggrahan melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) kelas 1, 2, dan 3. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pesantren dalam menindaklanjuti program pemerintah di bidang kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran santri terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan untuk mengetahui kondisi kesehatan santri secara lebih dini. Berdasarkan formulir pemeriksaan yang digunakan, sejumlah aspek kesehatan menjadi perhatian, antara lain status gizi, tekanan darah, anemia, kadar gula darah, kesehatan telinga, mata, gigi, serta kebugaran.
Kegiatan ini sejalan dengan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah yang digagas pemerintah. Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa CKG Sekolah ditujukan bagi anak usia sekolah untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan, mendeteksi kondisi pra-penyakit, serta menemukan penyakit sejak dini.
Pada 2026, pemerintah juga menekankan bahwa CKG tidak berhenti pada pemeriksaan atau skrining. Hasil pemeriksaan perlu ditindaklanjuti melalui edukasi, pemantauan, penanganan, maupun rujukan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Pelaksanaan pemeriksaan di lingkungan pesantren menjadi langkah penting mengingat santri menjalani aktivitas pendidikan dan kehidupan bersama dalam lingkungan asrama. Dengan pemeriksaan secara berkala, kondisi kesehatan santri dapat diketahui lebih awal sehingga upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara tepat.
Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Pesanggrahan, Pondok Pesantren Darunnajah terus mendorong terbentuknya budaya hidup sehat di kalangan santri. Kesehatan diharapkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan, sehingga santri dapat mengikuti kegiatan belajar, ibadah, dan berbagai aktivitas pesantren dengan kondisi yang optimal. (Ara Maulidia)
