Menu

Pembukaan MTQ Nasional Ke-22

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

SERANG/dn3.com Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, menghadiri Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-22, di Arena Utama MTQ, Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Rabu, 17 Juni 2008, Kedatangan Presiden dan Ibu Negara disambut oleh Meneg Maftuh Basyuni, Gubernur Banten Ratu Atut Choziyah dan 150 santri TMI Darunnajah 3 Al-Manshur Serang yang mengumandangakan shalawat nabi.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci al-quran, sambutan Gubernur Banten Hj.Ratu Atus Chosiyah, sambutan Menteri Agama Maftuh Basyuni dan sambutan  Presiden Susilo Bambang  Yudhoyono yang menekankan agar kita selalu berpegang teguh pada Al-Quran dan Sunnah Rasul. setelah memberikan sambutan acara dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi MTQ ke-22 dengan pemukulan bedug dilanjutkan dengan pengibaran bendera MTQ dan menyanyikan lagu hymne MTQ.

Dalam sambutannya gubernur bertekad untuk mensukseskan MTQ Nasional Ke-22 dan bertekadpula kafilah Banten sebagai Juara Umum Pada MTQ kali ini.

Acara dilanjutkan dengan defile kafilah, pada MTQ ke-22 sebanyak 33 provinsi mengirimkan wakilnya untuk mengikuti MTQ di Kota Serang tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Rampak Beduk oleh 150 anggota Kopassus, Lagu rohani yang dibawakan oleh penyanyi Dewi Yull dan Opik dengan iringan orkestra Purwacaraka, dilanjutkan dengan tari kolosal dengan melibatkan 1000 pelajar MA/SMK se Banten dengan lakon masuknya islam di kawasan Banten.

Acara semakin meriah dengan warna-warni kembang api yang menghiasi langit kota serang.

Presiden beserta rombongan meninggalkan tempat acara pada pukul 22.40 

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Orang Pinter Kalo Gak Bener Jadinya Keblinger
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Orang Pinter Kalo Gak Bener Jadinya Keblinger

Hari-hari ini terdapat info viral yang harus dijadikan bahan refleksi diri atau muhasabah nafsi karena seperti dinyatakan sang bijak bestari bahwa bencana atau musibah yang

Guru Atau Dokter
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Tentukan Pilihan Mu Sekarang! Mau Jadi Guru Atau Dokter?

Sedari kecil dulu kalau ditanya cita-cita nanti besar mau jadi apa maka diantara jawaban anak-anak mayoritas adalah ingin jadi dokter. Jawaban tersebut antara lain disebabkan