Pembukaan KMD Cadika XXIII

{mosimage}JAKARTA.dn.com – Kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Dasar (KMD) CADIKA Jaya Raya mulai dibuka pada hari ini, Sabtu, 17 April 2009. Kegiatan ini merupakan ke 23 kalinya (CADIKA XXIII). Resepsi pembukaan dilaksanakan pada pukul 08.00 – 09.00 Wib di Gedung Olahraga (GOR) Darunnajah yang dihadiri oleh Pimpinan Pesantren Darunnajah, Drs.H. Sofwan Manaf, M.Si dan beberapa perwakilan guru dan pengasuh Darunnajah, pelatih dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Selatan. "Kegiatan kepramukaan merupakan penopang dsar jiwa santri, panca jiwa pesantren, yang melatih kemandirian dan kesederhanaan," Ujar Ust Sofwan dalam sambutan pembukaan KMD Cadika XXIII.
 
Sebelumya, telah digelar juga kegiatan pra-CADIKA pada hari Jum'at (16/4) di sekitar kampus Darunnajah. Kegiatan ini wajib bagi santriwan-santriwati kls IV TMI Darunnajah. Tetapi kegiatan ini juga mengikut sertakan beberapa Pesantren cabang, binaan dan pesantren mitra, diantaranya adalah
Pesantren Al Manshur Darunnajah 3 Serang Banten,
Pesantren Annur Darunnajah 8 Cidokom
Pesantren Darul Muttaqien Parung Bogor
Pesantren Madinatunnajah, Kalimukti Cirebon dan
Pesantren Al Inayah

Tahun ini, peserta yang terhitung mengikuti kegiatan ini berjumlah 304 peserta dari 6 pesantren yang bergabung. KMD CADIKA Jaya Raya XXII agendanya dilaksanakan tanggal 17 sampai 27 April 2009 yang terbagi antara pemberian materi teori dan praktik, Meteri secara teori dilaksanakan di kampus Pondok Pesantren Darunnajah tanggal 18 – 20 April, berikutnya dilanjutkan dengan materi LKBB tanggal 21-22 April, tanggal 24 April para peserta menuju Bumi Perkemahan di Darunnajah VIII Annur Cidokom Gunung Sindur Bogor, yang dilanjutkan dengan pemberian materi praktik hingga 27 April 2009. Praktik dilaksanakan di Annur Cidokom yang merupakan Pesantren cabang Darunnajah yang masih memiliki lahan luas sebagai camping ground, dan sudah beberapa kali dilaksanakan kegiatan perkemahan dari Darunnajah.

"Kegiatan CADIKA ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi para santri supaya dapat manjadi kader pendidik kepramukaan", komentar Ust. Rofiq dalam sambutan pembukaan. memang kegiatanCADIKA adalah kegiatan untuk mencetak tenaga pendidik pramuka yang berorientasi kepada Dasa Dharma Pramuka. Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar sehingga pengetahuan yang diajarkan dapat dimanfaatkan dan diserap oleh santri peserta kursus.

“Cadika tuh penting dan berguna banget buat kita! Buat bekal sebelum memimpin di masyarakat,” kata Ayu Alwiandari, peserta Cadika XXII. Hal ini semakin memperkuat keeksisan dan keseriusan Darunnajah dalam berpramuka. Para Pembina kwarcab maupun kwarda selalu berkomentar bahwa Darunnajah adalah salah satu pondok yang masih mempopulerkan pramuka di tengah banyaknya kegiatan rmaja masa kini.Meski berbarengan, panitia selalu berupaya untuk memisahkan antara kegiatan cadika putera dan puteri terpisah, kecuali sewaktu upacara saja tentunya. Dengan demikian diharapkan, cadika dapat meningkatkan wawasan dan pengalaman santri dalam segala aspek kehidupan. Dalam memimpin, berinovasi, bertanggung jawab, dan bekerja sama. Itulah inti dan hal-hal yang berusaha pramuka tanamkan melalui kegiatan-kegiatan cadika. Long live Scouting!