Serang – Minggu, 18 Januari 2026, Pondok Pesantren Al-Manshur Darunnajah 3 menggelar kegiatan pembekalan Amaliyah Tadris bagi seluruh santri kelas 6 TMI. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan akhir pendidikan santri yang bertujuan mempersiapkan mereka sebelum melaksanakan praktik mengajar di lingkungan pesantren.
Pembekalan tersebut diisi dengan taujihat dan pengarahan yang disampaikan oleh pimpinan serta para guru pengajar. Materi yang diberikan menitikberatkan pada pemahaman peran seorang pendidik, baik dari sisi penguasaan materi maupun sikap dan perilaku dalam proses pembelajaran.
Kegiatan ini dilaksanakan pembekalan ini di Aula Ibnu sina, Praktik dilakukan di ruang kelas santri tingkat 1 hingga 3 TMI yang nantinya akan menjadi tempat praktik mengajar. Pemilihan lokasi tersebut bertujuan agar para santri kelas 6 dapat memahami kondisi nyata kelas yang akan mereka hadapi saat praktik berlangsung.
Dalam arahannya, para pembimbing menekankan bahwa Amaliyah Tadris bukan sekadar tugas akademik, melainkan bagian dari penilaian akhir yang menentukan kesiapan santri dalam mengemban peran sebagai guru. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktis agar santri memahami bagaimana menjadi pendidik yang baik dan benar sebelum terjun ke masyarakat.
Para santri diberikan wawasan mengenai teknik mengajar yang efektif, mulai dari cara menyampaikan materi, mengelola kelas, hingga membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik. Tidak hanya itu, aspek kepribadian seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan juga menjadi poin penting yang ditekankan dalam pembekalan ini.
Suasana kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian. Para santri tampak antusias mengikuti setiap sesi, mengingat kegiatan ini menjadi bekal penting bagi mereka dalam menghadapi praktik amaliyah tadris yang akan segera dilaksanakan.
Melalui pembekalan ini, pihak pesantren berharap para santri kelas 6 memiliki kesiapan yang matang, baik secara akademik maupun mental. Kemampuan mengajar yang baik diharapkan tidak hanya terlihat dari penguasaan materi, tetapi juga dari sikap profesional dan akhlak yang ditunjukkan selama proses pembelajaran.
Amaliyah Tadris sendiri merupakan salah satu program unggulan pesantren dalam membentuk lulusan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga mampu menyampaikan ilmu tersebut secara efektif. Dengan demikian, santri diharapkan dapat berkontribusi sebagai pendidik yang berkualitas di tengah masyarakat.
Sebagai penutup, pembekalan amaliyah tadris ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan santri kelas akhir untuk menghadapi tantangan di dunia pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Pondok Pesantren Al-Manshur Darunnajah 3 dalam mencetak generasi pendidik yang kompeten, berintegritas, dan berakhlak mulia.
