Pembagian Raport dan Perpulangan Santriwati

{mosimage}JAKARTA/dn.com – Rabu, 24 Desember 2008/26 Dzulhijjah 1429 H adalah hari yang dinanti-nantikan , karena pada hari itu adalah hari pengambilan raport sekaligus hari perpulangan untuk seluruh santri putri Tarbiyatul Mu'allimin/at Al Islamiyah (TMI) Pondok Pesantren Darunnajah. Setelah selama beberapa waktu sebelumnya mereka telah beraktifitas sedemikian sibuknya. Flash back kegiatan santri pada akhir semester memang penuh dengan agenda-agenda pembelajaran, setelah pelaksanaan ibadah amaliah, mereka menghadapi ujian syafahi, ujian tulis dan kegiatan class meeting.

Adapun persyaratan untuk pengambilan raport prestasi belajar santri dalam kurun waktu satu semester ganjil ini telah ditentukan oleh Pondok yang harus dilaksanakan dan diselesaikan oleh seluruh santri. Dandiantara persyaratannya adalah telah melaksanakan ibadah amaliah kepada wali kelas masing-masing, melunasi pembayaran SPP dari bulan agustus-Desember 2008 dan telah mengikuti ujian yang telah ditentukan baik ujian lisan maupun ujian tulis. Pengambilan raport oleh orang tua/wali santri kepada wali kelas masing-masing, agar wali santri dapat mengetahui perkembangan anak-anaknya selama di pondok melalui jalur komunikasi dan tatap muka. Para guru dan wali kelas meluangkan waktu pengambilan prestasi belajar sejak pukul 07.00 hingga pk 14.00 WIB
 
Tempat pengambilan raport telah disediakan di dalam Masjid Jami' Darunnajah. Pengecualian bagi seluruh santriwati kelas III TMI Darunnajah yang ditempatkan di kelas masing-masing, karena kelas III TMI Darunnajah  merupakan kelas tertinggi dan harus mendapatkan taujihad serta irsyadat khusus dari para wali kelas mereka masing-masing.

"Salam kami untuk Orang Tua…"

Kata-kata itu beberapa kali diucapkan oleh Kyai dan Ustadz dalam pengarahan kepada para santri pada saat pengarahan liburan di rumah yang akan dimulai hari ini untuk para santri putri (24 Desember 2008 hingga tgl 4 Januari 2009). Sementara santri putra akan diliburkan esok, Kamis 25 Desember 2008 hingga 5 Januari 2008. Kebijakan membagi dua hari ini merupakan usaha untuk memaksimalkan waktu komunikasi orang tua kepada para guru di pondok.

{mosimage}Mulai pagi hari pk 07.00, Panitia Ujian, Majlis Guru dan Para Wali Kelas, siap membagikan hasil jerih payah para santri selama menimba ilmu di Pondok Pesantren, khususnya rangkuman hasil ujian mid semester dan semester yang dituangkan dalam rapot semester. Ada tiga rapot yang akan diterima oleh setiap santri; Rapot Pesantren berisi nilai-nilai murni hasil semester, mid semester dan ulangan harian, rapot pengasuhan yang menerangkan performance santri dalam akhlaqul karimah, kegiatan ibadah, kegiatan ekstrakurikuler dan kehidupan sehari-hari di asrama, serta rapot negeri.

Para guru berharap, para orang tua dapat berkomunikasi tentang perkembangan santri melalui wali kelas dan musyrif kamar, sehingga dapat membantu proses belajar mengajar untuk kemajuan para santri di masa yang akan datang.