Pak Kiyai Berikan Tausiyah Pada Buka Puasa Bersama di Minhajul Falah Jasinga

Wardan, [11/08/12], Sabtu, 11 Agustus 2012, Pesantren Darunnajah Cipining Bogor bekerjasama dengan Yayasan Muslim Asia (AMCF) dengan donatur dari Uni Emirat Arab Dubai menyelenggarakan buka puasa bersama di Pesantren Minhajul Falah Jasinga Bogor Jawa Barat.

Acara dimaksud dihadiri oleh pihak Darunnajah selaku Koordinator Pelaksana, AMCF selaku penyampai amanat dari donatur, tokoh-tokoh masyarakat, santri Pesantren Minhajul Falah dan kaum dhuafa masyarakat sekitar dengan jumlah kira-kira mencapai 800 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Kiyai Jamhari Abdul Jalal, Lc didaulat menyampaikan tausiyah ramadhan.

Beliau menuturkan, bahwa bulan ramadhan kaum muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan baik. Khususnya pada malam-malam terakhir yang didalamnya terdapat satu malam yang nilai kebaikannya lebih dari 1000 bulan.

Kita selaku ummat muslim, harus senantiasa berkonsentrasi untuk menggapai keberkahan pada bulan penuh kemulyaan ini. Sungguh malang, bila di bulan yang Allah limpahkan kebaikan ini kita tidak menuai kebaikan tersebut. Dan sungguh malang, bila di bulan yang penuh ampunan ini kita tidak menuai pengampunan.

Dalam tahapan menggapai malam lailatul qodar, khususnya pada malam-malam terakhir, Rasulullah hidupkan malam ini sebagaimana yang disabdakan “Pada sepuluh malam terakhir Beliau kencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan malam-malamnya dan bangunkan keluarganya”.

Untuk menggapai kabajikan tersebut, kita tidak boleh memilih malam-malam ganjil saja, sebab belum tentu perhitungan kita benar.  Bisa jadi malam ganjil kita adalah malam genap, atau sebaliknya yang dianggap malam genap adalah malam ganjil.

Tanda-tanda malam turunnya lailatul qodarpun berbeda-beda, tidak selamanya kita mengetahui dengan pasti. Penggambaran yang sering dibincangkan, bahwa tanda-tanda turunnya diantaranya, paginya cerah, angin sepoi-sepoi, malamnya memutih cerah dan lain sebagainya. Namun pada kenyataannyapun tidak selamanya begitu.

Yang jelas pada sebulan penuh ini, kita ummat muslim diharuskan memperbanyak amalan sholih, tanpa tebang pilih malam permulaan atau malam penghujung. Insya Allah dengan demikian, kita akan menuai keberkahan, baik itu diharapkan maupun tidak diharapkan. Baik disangka maupun tidak disangka.

Diantara amalan ringan, tetapi banyak faedahnya adalah memberikan buka puasa. Sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah s.a.w. :

 

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

 

Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”

Di sela-sela tausiah, Beliau sampaikan kepada jama’ah yang berkeinginan membangun masjid agar disampaikan langsung kepada pihak Asia Muslim Charity Foundation (AMCF Jakarta), sebab yayasan ini sudah mendirikan beribu-ribu masjid di Indonesia.

Mengingat waktu yang tidak memungkinkan tausiyah diakhiri dengan do’a bersama, mudah-mudahan yang berpuasa mendapatkan kemenangan, wakif tetap sehat dimudahkan jalannya oleh Allah. [Mr. Song]