Nonton Panggung Gembira, Yuk!

Senin malam, 17 Mei 2010 adalah malam puncak acara persembahan kelas Niha’i yang popular dikenal dengan sebutan ‘PeGe’ Atau Panggung Gembira. Acara ini diselenggarakan setelah rangkaian aktifitas dan Kegiatan Belajar di Pondok telah selesai dilaksanakan dengan baik. Acara ini juga menjadi moment tepat bagi Angkatan yang menamakan diri dengan nama “Advance” ini untuk berbagi rasa karena beberapa saat lagi, mereka akan berpisah dari Pesantren tercinta tepat menimba Ilmu, Pesantren yang menyimpan seribu satu kenangan.

Pukul 20.00 WIB, Arena lapangan basket sudah dipadati oleh seluruh warga Darunnajah Cipining yang terdiri dari santri dan guru. Mereka sangat antusias untuk menikmati ‘Hiburan Bergizi’ yang dipersembahkan oleh Santri Angkatan ke-17 ini. Acara yang sedianya diselenggarakan Ahad malam ini juga dihadiri oleh Kepala Madrasah Aliyah, Ust Drs Abdul Rasyid, Kepala Biro Pengasuhan Ust Ahmad Rosichin, Kepala Biro Pendidikan Ust Mufti Abdul Wakil, S.Pd.I dan tak lupa Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining KH Jamhari Abdul Jalal, Lc juga hadir diawal acara.

Sebelum penampilan dimulai,  hadirin disuguhkan sebuah video yang cukup memilukan yang ‘tanpa sengaja’ mereka rekam saat Santri yang dipimpin oleh Hari Wijaya ini melakukan dekorasi. Namun pada saat pengerjaan hampir selesai, ternyata cuaca belum mendukung sepenuhnya, sehingga turunlah hujan dan angin yang cukup kencang, dekorasi yang mereka dirikan pun ambruk.  Dengan kondisi cuaca yang kurang memungkinkan ini akhirnya Acara yang menjadi kebanggaan kelas Akhir ini ditunda pada malam berikutnya, yakni senin malam.

Dua orang MC dengan gaya yang fun keluar dari balik tabir, menyapa penonton dengan beberapa humor ringan yang membuat penonton tak mampu menahan tawa. Kehadiran pembawa acara tersebut menandakan acara beberapa penampilan akan segera dimulai. Penampilan perdana yang dipilih MC adalah Group Marawis Darunnajah Cipining yang kerap menambah harum nama Darunnajah dibeberapa perlombaan tingkat Nasional dan Daerah. Selanjutnya “Opera Van Darna” sebuah parodi lawak dari “Opera Van Java”. Tak ayal riuh tepuk tangan menambah semarak malam tersebut. Keluarlah ‘dalang’ yang diperankan oleh  Angga Muhammad Latif, membawa sebuah gayung untuk mengetuk-ngetuk lantai jika wayang salah dalam membawakan lakon.

Setelah ulah dan gaya pewayangan “Opera van Darna” berhasil menghibur penonton, penampilan ‘Tari Kombinasi’ yang juga melibatkan beberapa santri menambah decak kagum penonton atas ketangkasan dan kekompakan yang mereka tunjukkan. Penampilan-penampilan lainnya adalah Musik Religi dari Advance Band yang dimainkan oleh beberapa santri kelas Akhir. Salah satu lagu yang dibawakan adalah lagu dari ST12, Kebesaran-Mu. Drama Musical yang ditampilkan dipenghujung acara juga meninggalkan kesan tersendiri buat penonton juga para pemeran yang nampaknya juga berbakat didunia Acting.

.

Panggung Gembira akhirnya terlaksana dengan baik, walau sempat diguyur hujan dan tertunda satu hari. Semangat mereka tak pernah padam, karena semangat adalah modal yang paling utama untuk menggapai impian yang lebih tinggi. Tanpa semangat, mereka tidak akan mungkin dapat menjadi seperti saat ini. Teruslah belajar dan berkarya, dimanapu berada, dengan semangat yang dimiliki.

[WARDAN/Kang DR]