Nasib Umat ada di Tangan Pemuda
Menu

Nasib Umat ada di Tangan Pemuda

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

LDK TakbirNasib bangsa dan umat ini beberapa masa yang akan datang ada di tangan pada pemuda. Artinya dapat di katakan bahwa, Baiknya nasib bangsa yang akan datang adalah bagaimana baiknya mental dan karakter pemuda saat ini. Begitupun sebaliknya, nasib bangsa akan terpuruk jika para pemuda yang ada pada saat ini memiliki mental dan karakter yang buruk. Maka dari itulah sering muncul ungkapan Pemuda adalah harapan bangsa.

Peranan pemuda sangatlah penting dan pada merekalah tergantungnya harapan untuk sebuah nasib bangsa dan umat yang lebih baik. Hal ini telah dikatakan pula oleh Kepala Biro Pengasuhan, Ust Achmad Rosichin, S.Pd.I ketika memberikan sambutannya dalam Acara Pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) atau yang biasa dikenal dengan Leadership pada hari pertama yakni 26 Januari 2013. Beliau mengutip sebuah ungkapan yang cukup terkenal, yakni dari Syekh Musthafa Al-Ghulayaini – seorang pujangga Mesir – yang berbunyi; “Sungguh, di tangan para pemudalah urusan umat ini. Dan di bawah kaki mereka lah hidup dan matinya umat ini.”

Selain itu,  di negeri kita sudah cukup banyak kalimat-kalimat yang sudah familiar yang diharapkan mampu memotivasi generasi muda. Diantaranya  adalah Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno; “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”. Gerakan Nasional pertama; Boedi Oetomo (20 Mei 1908) pun di pelopori oleh kaum muda. Bahkan Sumpah Pemuda menjadi hari nasional dan diperingati setiap tanggal 28 Oktober.

Dalam Islam, Pemuda mendapat tempat cukup penting untuk diperhatikan. Dalam Alquran istilah Pemuda diistilahkan dengan fatan, seperti firman Allah SWT pada surah al-Anbiya ayat 60 tentang pemuda Ibrahim. “Mereka berkata, ‘Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim’.” Bentuk jamak dari fatan adalah fityah (pemuda-pemuda), seperti kisah pemuda-pemuda Ashabul Kahfi pada surah al-Kahfi ayat 13. “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya, mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.”

Dalam Hadis, pemuda sering diistilahkan dengan kata-kata syaabun. Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa di antara tujuh kelompok yang akan mendapatkan naungan Allah SWT pada hari ketika tak ada naungan, selain naungan-Nya, adalah syaabun nasya’a fii ‘ibaadatillaah (pemuda yang tumbuh berkembang dalam pengabdian kepada Allah SWT).

Hadits lainnya yang berbunyi;“Tidak akan beranjak kaki anak Adam pada Hari Kiamat dari sisi Rabbnya sampai dia ditanya tentang 5 (perkara) : Tentang umurnya dimana dia habiskan, tentang masa mudanya dimana dia usangkan, tentang hartanya dari mana dia mendapatkannya dan kemana dia keluarkan dan tentang apa yang telah dia amalkan dari ilmunya”. (HR. At-Tirmizi)

Cahyono
Ust Cahyono
Ka Panitia LDK 2013

Demikian pentingnya generasi muda umat ini untuk diperhatikan, demi menyelamatkan generasi yang akan datang. Maka dari itu, Ust Cahyono sebagai Koordinator Panitia Pelaksana program Leadership ini mengupayakan agar output dari Pelatihan (yang dilaksanakan selama empat hari) ini lebih maksimal.  Sebagai upaya untuk melahirkan calon pemimpin yang baik dan tangguh, Ust Cahyono berjanji akan memberikan Reward untuk sepuluh peserta terbaik putra dan sepuluh peserta terbaik putri. Kita lihat saja nanti siapakah yang terbaik diantara yang baik? [WARDAN/@abuadara]

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

HASIL TES SELEKSI MASUK GELOMBANG KETIGA DARUNNAJAH JAKARTA

بسم الله الرحمن الرحيم SURAT KEPUTUSAN 67.A/PPSB-TMI/DN/VI/2020 TENTANG HASIL TES SELEKSI MASUK GELOMBANG KETIGA TARBIYATUL MUALLIMIN/AT AL-ISLAMIYAH (TMI) PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH TAHUN AJARAN 2020-2021