Menu

Nasehat dan Taujihat Santri Kelas 3 TMI Bersama Bapak Pimpinan

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Cidokom Pos – Bertemu lagi dengan para pembaca setia seputar Pondok Pesantren Annur Darunnajah 8 dimana pun itu berada. Beberapa waktu yang lalu warga Indonesia digegerkan oleh pernyataan Mendikbud Nadiem, yaitu dengan dihapusnya (UN) Ujian Nasional. Dikutip dari news.detik.com: “Dari situ harus adanya penyederhanaan dari sisi kurikulum maupun asesmen agar beralih kepada yang sifatnya yang lebih kompetensi dan bukan saja menghafal informasi. Itu suatu perubahan yang akan kita terapkan dan kita sempurnakan,” ujarnya. Tentunya hal tersebut tidak lepas dari perhatian pesantren, begitupun Pesantren Annur Darunnajah 8.

Alhamdulillah baru saja dilaksanakan kumpul kelas 3 bersama Bapak Pimpinan guna penyampain tausiyah dan nasehat berkenaan dengan Pendidikan yang akan diteruskannya setelah Ujian Nasional, karena ini adalah cara bagaimana pesantren mendidik santri-santrinya yaitu dengan pengarahan dan pemahaman yang lebih dalam, bukan untuk menakut-nakuti. “Kelas 3 SMP atau 3 TMI?,,,. Ya dua-duanya benar.”. Ujar Bapak Pimpinan. Baik kita akan mengulas sedikit dari apa yang di sampaikan Bapak Pimpinan dalam perkumpulan tersebut.

Ada 6 Poin penting dalam nasehat Bapak Pimpinan mengenai program yang dilakukan oleh Pesantren;

  1. Desain Kurikulum Pesantren, dalam hal ini berkaitan erat dengan pengajaran-pengajaran yang dilakukam didalam kelas. Seperti silabus-silabus pembelajaran, yang dibagi menjadi 2 bagian yaitu kelas junior 1-3 TMI dan kelas senior 4-6 TMI.
  2. Metode Pembelajaran, Mula-mula para santri diajarkan untuk menjadi murid yang baik dan juga mencari cara belajar yang baik. Kemudian pada tingkatan berikutnya yaitu pada saat kelas 4-6 TMI, para santri diajarkan tidak hanya belajar saja tetapi juga mengajar, melalui pembelajaran Tarbiyah Amaliyah, Tarbiyah dan Psikologi Pendidikan.
  3. Urutan berpikir (Order Of Thinking), Perbedaan-perbedaan jelas terlihat disini, salah satunya yaitu pola pikir. Untuk kelas 1-3 mereka akan dididik untuk mengingat, memahami, dan mengaplikasikannya. Lanjut kelas 4-6 mereka akan lebih luas lagi berfikirnya yaitu dengan hal menganalisa, mengevaluasi dan kemudian menciptakan.
  4. Pendidikan Karakter Pemimpin, Pada fase ini akan diajarkan untuk menjadi seorang Pemimpin sebagimana Visi Pesantren, yaitu belajar untuk siap dipimpin dan siap memimpin. Disinilah titik yang lebih sulit karena santri harus belajar mengenal diri mereka dan membangun kebiasaan diri.
  5. 7 Habits (Franklin Covey), ada 2 kelompok kebiasaan diri yang harus dibangun setiap santri. Pertama (proactive) mandiri dalam bersikap adalah kunci ajarannya, (Begin With The End) Planning dan Cita-cita harus di perjuangkan baik dunia dan juga akhirat, (First Thing First) pengajaran bagi santri tentang skala prioritas. Ketiganya dikelompokkan menjadi satu habits, yaitu START WITH YOU. Kelompok kebiasaan selanjutnya dikenal dengan istilah THEN PLAY WELL WITH OTHERS, yaitu (Think Win-win) semua orang mendapatkan atas hak dan kewajibannya, (Understand Then Undestood) Hargailah kemudian dihargai “Listen before you talk”, (Synergy) Tolong menolong antar sesama menjadi jalan bijak bagi seseorang didalam bermasyarakat. Setelah itu semua terlaksana tinggallah menjaga keseimbangan.
  6. Pendidikan Entrepreneurship, pada tahap pertama pada saat kelas 1-3 adalah bekerja untuk menghasilkan, bekerja untuk karya. Kemudian lanjut tahap kedua yaitu menggerakkan orang lain untuk menghasilkan , berfikir system “Money Works For You”.

 

 

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Informasi Perubahan Kalender Pendidikan Tahun 2019-2020 Kelas 3 TMI Darunnajah Jakarta

Perihal  : Informasi Perubahan Kalender Pendidikan  Tahun 2019/2020                                  31 Maret 2020                                                                 Yang terhormat, Bapak/Ibu Orang Tua Santri Kelas III