Muhadoroh Usbuiyah, Menggali Potensi Dakwah Santri Darunnajah 2 Cipining

Muhadoroh Usbuiyah, Menggali Potensi Dakwah Santri Darunnajah 2 Cipining

Di tengah era digital yang semakin menantang, Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining menggelar program Muhadoroh Usbuiyah pada 2 Oktober 2024. Kegiatan yang diikuti 781 santri ini bertujuan membangun mental dan kemampuan public speaking dalam bahasa Arab dan Inggris.

Program yang digagas oleh Divisi Pengajaran ini menjadi bukti komitmen pesantren dalam mencetak kader dakwah berkualitas. Muhadoroh Usbuiyah tidak sekadar latihan pidato, tetapi juga wadah pembentukan karakter dai masa depan yang mampu menyampaikan pesan Islam dengan bahasa internasional.

“Kami menyiapkan santri tidak hanya untuk berdakwah di dalam negeri, tapi juga di kancah global. Mental dan kemampuan berbahasa adalah modal utama mereka,” ujar Ustadz Abdul Somad, salah satu pembimbing program yang juga dikenal sebagai dai nasional.

Peserta yang terdiri dari santri kelas 1 SMP hingga 6 SMA menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka tidak hanya berlatih pidato, tetapi juga mempelajari teknik penyampaian pesan yang efektif dan menarik.

Para musyrif bagian pengajaran terus mendampingi dan mengevaluasi perkembangan santri. Bagi mereka yang menunjukkan konsistensi dan kemajuan signifikan, pesantren memberikan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

Program ini menjadi langkah strategis Darunnajah 2 Cipining dalam mempersiapkan generasi ulama yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan bahasa internasional. Sebuah bekal berharga untuk dakwah di era global.

Keberhasilan Muhadoroh Usbuiyah membuka peluang bagi para santri untuk mengembangkan potensi dakwah mereka hingga ke mancanegara. Ini sejalan dengan visi pesantren untuk melahirkan dai yang mampu menyebarkan nilai-nilai Islam universal ke seluruh penjuru dunia.

Pendaftaran Santri Baru