Ada ketakutan yang jarang diucapkan anak-anak dengan kata-kata yang tepat. Yang mereka katakan biasanya lebih sederhana: nanti teman-teman pada ngomongin apa, aku nggak ngerti. Atau diam saja, sambil memandangi koper yang sudah dikemas.
Apa yang ditakutkan anak ketika harus hidup tanpa gadget?
FOMO — fear of missing out. Rasa takut tertinggal dari tren, dari candaan yang hanya dipahami oleh mereka yang selalu terhubung ke layar. Bagi remaja, membayangkan hidup tanpa akses ke media sosial terasa seperti terputus dari dunia.
Apa yang terjadi di minggu-minggu pertama?
Minggu pertama memang berat. Tangan yang terbiasa menggulir layar tidak punya apa-apa untuk dipegang. Tapi di minggu kedua, sesuatu bergeser.
Setelah sholat Subuh berjamaah, udara pagi di perbukitan Bogor menyapa dengan cara yang tidak bisa ditiru notifikasi mana pun. Sore hari, santri memilih: Tapak Suci, panahan, studio musik, atau duduk di tepi danau membaca buku.
Pilihan-pilihan itu kecil. Tapi dampaknya tidak kecil.
Kenapa FOMO perlahan menghilang?
Setelah satu atau dua bulan, santri berhenti membandingkan hidupnya. Bukan karena dipaksa melupakan. Tapi karena hidupnya sendiri sudah cukup penuh.
Wali kamar memperhatikan proses ini. Kakak kelas pernah merasakan hal yang sama persis. Mereka berdiri sebagai bukti bahwa fase itu berlalu.
Apa yang ditemukan setelah berhenti mengejar tren?
Kehadiran. Santri belajar menatap mata lawan bicara. Belajar mendengarkan — benar-benar mendengarkan.
Di luar sana, orang dewasa membayar mahal untuk retreat digital detox tiga hari. Di pesantren, anak-anak menjalaninya setiap hari. Mereka menyebutnya hidup biasa.
Di Darunnajah 2 Cipining, keterampilan hadir sepenuhnya terbentuk dari keseharian yang sudah dijalani lebih dari tiga dekade.
Santri yang pulang liburan sering membuat orang tuanya terkejut. Anak yang dulu makan sambil menonton ponsel sekarang menatap ibunya dan bertanya tentang harinya.
Perubahan itu datang dari pengalaman hidup tanpa gadget — dan menemukan bahwa hidupnya justru lebih utuh.
Hubungi WhatsApp 0812111180 untuk tahu lebih banyak.