DarunnajahKindergarten, 21/4

Sex jika dibicarakan secara vulgar di ranah publik tentu tidak sesuai dengan etika ketimuran dan budaya Islam. Namun dalam lingkup internal keluarga, sex itu penting sehingga pendidikan sex bagi anak usia dini juga menjadi penting.

Pandangan bahwa pendidikan sex adalah hal tabu dan hanya boleh dimengerti oleh orang dewasa, ada benarnya. Namun, tidak semua dari pendidikan sex bagi anak usia dini tabu semua. Bagi para orang tua, cobalah untuk lebih mendekatkan diri dengan anak dan mulai mengajarkan pendidikan sex pada anak. Mengajarkan tak mesti memberi tahu secara langsung terutama untuk keluarga muslimah. Memberikan informasi pada anak agar anak dapat mengerti batasan-batasan yang harus dilakukan dalam pergaulan, pun bagian dari pendidikan sex bagi anak usia dini.

Informasi mengenai pendidikan sex bagi anak usia dini secara formal dapat dilakukan di rumah secara internal antara orangtua dan anak saja. Pentingnya informasi tersebut dapat memberikan beberapa manfaat bagi anak diantaranya

  1. Pendidikan sex bagi anak usia dini dapat membantu anak untuk memupuk kesadaran akan berbagai hal yang berhubungan dengan masalah seksualitas.
  2. Pendidikan sex bagi anak usia dini dapat memberikan gambaran kepada para remaja putra maupun putri mengenai batasan-batasan yang ada dalam pergaulan.
  3. Pendidikan sex bagi anak usia dini dapat memberikan informasi mengenai berbagai fungsi organ seksual dan bagaimana cara menjaga syahwat mereka agar tidak terjerumus kedalam zina atau maksiat.

Beberapa manfaat yang dapat diambil dari pendidikan sex bagi anak usia dini, kemudian diajarkan tidak secara formal, dan bisa dirangkaikan dengan ajaran agama. Contoh mengutarakan kisah yang isinya menceritakan bahaya pergaulan bebas, memperlihatkan alat seksualitas binatang dan menggambarkannya sebagai hal yang harus dijaga pada diri manusia, dan cara lain yang lebih elegan.

Peran orang tua sangat penting untuk mendampingi anak memberikan arahan-arahan yang baik agar anak memahami serta mampu menjaga organ seksualnya dengan baik dan benar. Inilah salah satu pembentukan akhlak agar generasi muda Islam memiliki benteng untuk melawan segala bentuk pornografi yang mampu merusak generasi muda masa kini.