Darunnajahkindergarten,2 juni
Sejak kapan Alquran sebaiknya diajarkan pada anak? Tentu, sedini mungkin. Semakin dini semakin baik. Akan sangat bagus bila sejak anak dalam kandungan seolah-olah calon anak kita itu sudah terbiasa “hidup bersama” Alquran. Sang ibu harus senantiasa akrab dan terus berinteraksi dengan Alquran, baik dengan membaca langsung atau mendengarkan irama (murotal Alquran). Kalau ada teori yang mengatakan bahwa mendengarkan musik klasik pada janin dalam kandungan akan meningkatkan kecerdasan, Insya Allah memperdengarkan Alquran akan jauh lebih baik pengaruhnya buat janin. Apalagi jika sang ibu yang membacanya. Ketika membaca Alquran, suasana hati dan pikiran ibu akan menjadi lebih khusyu’ dan tenang. Kondisi seperti ini, akan sangat membantu perkembangan psikologis janin yang ada dalam kandungan. Ibu yang sering mengalami stres, tentu akan berpengaruh buruk pada kandungannya.
Mengajarkan Alquran pada anak usia 3 tahun dapat dilakukan dengan mengenalkan, memperdengarkan, dan menghafalkan. Sesekali cobalah Anda perlihatkan Alquran kepada anak sebelum mereka mengenal buku-buku lain. Memperdengarkan ayat-ayat Alquran bisa dilakukan secara langsung atau dengan memutar kaset atau CD. Untuk anak-anak yang belum lancar berbicara, Insya Allah lantunan ayat Alquran itu akan terekam dalam memorinya. Dan jangan heran kalau tiba-tiba si kecil lancar melafadzkan surat al-Fatihah, misalnya begitu dia bisa bicara. Jika anak-anak dibiasakan memperdengar-kan ayat-ayat Alquran, Insya Allah akan memudahkan anak menghafalkannya.
Setelah mengenalkan dan memper-dengarkan, mulailah dengan menghafal-kan Alquran sejak anak lancar berbicara. Menghafal bisa dilakukan dengan cara sering-sering membacakan ayat-ayat tertentu kepada anak, dan latihlah anak untuk menirukannya. Hal ini dilakukan berulang-ulang sampai anak hafal di luar kepala. Masa anak-anak adalah masa meniru dan memiliki daya ingat yang luar biasa. Anda harus menggunakan kesempatan ini dengan baik, jika tidak ingin menyesal kehilangan masa emas (golden age) pada anak. Menghafal bisa dilakukan kapan saja. Usahakan di saat anak merasa nyaman. Walau demikian, hendaknya orang tua tetap mempunyai target baik tentang ayat, atau jumlah yang akan dihafal anak. Anak yang sudah terbiasa dengan hafalan Alquran akan lebih mudah mengikuti pelajaran, karena menghafal dapat melatih konsentrasi anak.
Semoga keberkahan Ramadhan akan memudahkan Anda merawat, dan mendidik si buah hati.




