Diantara salah satu nama yang dimiliki oleh anama Allah swt adalah Al-mannan, yang artinya maha memberi, karnanya Allahpun sangat menyukai orang-orang yang memohon atau meminta lewat Do’a. Bahkan ia begitu murka kepada orang-orang yang tak mau meminta kepadanya. Sebab orang-orang yang tak pernah meminta atau memohon pertolongan kepada Allah diibaratkan sebagai sosok manusia yang longkak, sombong serta seolah-olah tah membutuhkan Allah.
Allah berfirman, Yang artinya: berdoalah kepadaku, niscaya aku perkenankan bagimu, sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina.
Ibrahim bin adham pernah melewati pasar bashrah, kemudian ia dikerumuni orang banyak seraya mereka bertanya, hai abu Ishaq, kenapa kita telah berdo’a namun tak kunjung dikabulkan oleh Allah SWT?
Ibrahim bin adam menjawab, “ beberapa faktor atau penyebab karna Do’a tak kunjung dikabulkan hati kalian telah mati karna 10 perkara. Diantaranya:
- Kalian mengetahui Hak Allah namun kalian tidak menunaikan dan melaksanakan Hak-Nya.
- Kalian menyatakan cinta kepada Rasulallah SAW, namun tak kalian ikuti sunnah-sunnahNya.
- Kalian membaca Al-Qur’an, namun tidak juga mengamalkan-Nya.
- Kalian menyantap makanan dari nikmat Allah, namun kalian tidak mensyukurinya.
- Kalian menyatakan bahwasannya setan adalah musuh kalian, tapi justru kalian ikuti seruannya.
- Kalian menyatakan jika Syurga itu pasti adanya, namun kalian tidak memepersiapkan amal untuk mendapatkannya.
- Kalian menyatakan jika neraka adalah sebuah kepastian, namun kalian tidak melarikan diri dari padanya.
- Kalian mengatakan bahwasannya kematian itu akan tiba namun kalian lupa untuk mempersiapkannya.
- Jika kalian bangun tidur, kalian malah sibuk mengurus aib orang lain sementara kalian melupakan aib kalian sendiri.
- Kalian sering memakamkan orang yang mati, namun kalian tidak mengambil pelajaran dari padanya.
Maka dari itu marilah kita renungi ucapan ibrahim bin adam, kita koreksi amal yang telah kita perbuat selama ini, kita cermati sekaligus intropeksi diri, mengapa Do’a kita terkadang tak kunjung dikabulkan?
Dikutip dari penyampaian Ta’lim yang disampaikan oleh saudari Zulfah Qurrotu Ayuni santriwati kelas XII TMI Darunnajah Cipining.
(WARDAN/Annisa)