Sangat patut dicontoh apa yang telah dilakukan oleh santri-santri Kelas 1 MA (Kelas 4 TMI) sore hari ini, Ahad 29 Juni 2014. Hari Pertama Puasa sudah dimanfaatkan untuk peroleh pahala sebanyak-banyaknya. Ya, inilah nilai akhlak dan semangat beribadah dan melakukan sebanyak-banyaknya amal kebajikan, khususnya dibulan Ramadhan. Atas dasar inisiatif sendiri, santri kelas 1 Madrasah Aliyah ini menyelenggarakan acara buka puasa bersama, yang diberi nama “Ifthor Perdana”.

Apa motifasi para santri sehingga berani memberi ta’jil (makanan untuk berbuka) seluruh santri dan guru-guru kampus 3? Tentunya adalah janji Rasulullah saw bahwa Allah akan memberikan pahala yang luar biasa bagi siapa yang memberikan makanan kepada orang yang berpuasa. Lebih jelas hadits tersebut berbunyi;

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192)

Ibarat multi-level marketing, cukup hanya memberikan makan orang yang berpuasa, maka kita akan diberi ganjaran sebesar pahala orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala yang berpuasa sedikitpun. Dan hal ini juga telah disampaikan oleh Pimpinan Pesantren dibeberapa kesempatan, bahwa hendaknya amalan memberikan makanan kepada orang yang berpuasa ini menjadi kebiasaan dan budaya kita. Karena pahala yang Allah janjikan begitu besar.

IftharIfthor Perdana diselenggarakan di gedung Aula Kampus 3, dihadiri oleh seluruh santri putra kampus 3 mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 TMI. Adapun piha-pihak lain yang diundang dalam acara buka bersama ini adalah; Kepala Biro Pengasuhan Ust Mukhlisin, S.H.I., Kepala Asrama Kampus 3; Ust Syarqi Ali, S.Ag., dan guru-guru yang menjadi wali kamar di Kampus 3. Ustadz Iqbal Fathurrahman yang merupakan pembimbing acara ini menjelaskan bahwa mereka menggunakan dana kas pribadi mereka untuk menyelenggarakan acara ini.

Acara Ifthar Perdana diisi dengan beberapa penampilan dari panitia (Kelas 1 MA) yakni Hadroh dan Marawis. Kemudian dilanjutkan sambutan dari ketua panitia; Asep Muslih, selanjutnya adalah Khataman Al-Quran yang dilakukan oleh seluruh hadirin Ifthar Perdana. Terakhir sebelum penutup, acaranya adalah Tausyiah Ramadhan yang dibawakan oleh Ust Najmudin. Dalam Tausyiah singkat yang berjudul “Malu Dong..”, Ust muda yang pernah menjadi Juri di Hafidz Indonesia RCTI ini berpesan, hendaknya kita malu jika kita belum pernah memberikan makanan kepada orang yang berpuasa. Malu kalau kita belum bisa berbagi kepada sesama.

Acara ditutup dengan doa, dan selanjutnya adalah makan bersama secara berjamaah. Alhamdulillah, di hari pertama Ramadhan, kebaikan yang luar biasa telah dicontohkan oleh Santri Kelas 1 MA. Selanjutnya, siapa lagi yang akan menyusul ntuk mendapatkan keutamaan berbagi di bulan Ramadhan? [WARDAN/@abuadara]