Menu

Memburu Puasa Sunnah di Bulan Muharram 1439 H

puasa sunnah

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Darunnajah.com, Baru sepekan umat Islam di bahagiakan dengan kedatangan tamu agung yaitu tahun baru Islam 1439 Hijriyah yang bertepatan dengan hari Kamis, 21 September 2017 M. Tahun baru Hijriyah diawali dengan bulan penuh kemuliaan yang disebut bulan Muharram didalamnya menyimpan hamparan keberkahan. Salah satu yang menjadikan istimewa dengan adanya keutamaan untuk melakukan ibadah puasa sunnah.
Dari Abu Hurairah r.a Rasulullah saw bersabda;

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam. (HR. Muslim no. 1163)

Bulan Muharram adalah bulan yang paling mulia setelah bulan Ramadhan untuk melakukan ibadah puasa. Lalu puasa apa saja yang ada di bulan pertama di tahun Islam yang harus di buru oleh umat muslim? Menariknya pekan ini atau pekan ke dua di bulan Muharram tahun 1439 H merupakan pekan untuk berpuasa.

Diawali hari ini Kamis, 28 September 2017 M/8 Muharram 1439 H sampai minggu depan Kamis, 5 Oktober 2017 M/15 Muharram 1439 H, terdapat puasa-puasa sunnah yang bisa kita lakukan dengan berbagai faedahnya. Mari kita lihat;

Puasa pertama, Kamis 28 September 2017/8 Muharram 1439 H.
Hari Kamis merupakan hari dimana amal manusia diangkat oleh Allah swt, sehingga Rasulullah saw bersabda:
تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالخَمِيسِ، فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
Amalan-amalan manusia diperiksa pada setiap hari Senin dan Kamis, maka aku menyukai amal perbuatanku diperiksa sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. At Tirmidzi)

Bulan Muharram

Puasa kedua, Jum’at 29 September M/9 Muharram 1439 H.
Puasa hari keduanya, atau 9 Muharram 1439 H disebut dengan puasa Tasu’a atau puasa sunnah yang mengiringi puasa Asyura (10 Muharram), sebagaimana Sabda Rasulullah saw:
صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ ، صُومُوا قَبْلَهُ يَوْمًا أَوْ بَعْدَهُ يَوْمًا.
“Berpuasalah kalian pada hari ‘Asyura’ dan selisihilah orang-orang Yahudi. Berpuasalah sebelumnya atau berpuasalah setelahnya satu hari.”

Puasa ketiga, Sabtu 30 September 2017 M/10 Muharram 1439H.
Hari ke 10 dibulan Muharram inilah kita di sunnahkan untuk melakukan puasa, puasa hari ini disebut dengan puasa Asyura. Rasulullah saw bersabda,
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ. قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.”(HR. Muslim)

Puasa keempat, Ahad 1 Oktober 2017 M/11 Muharram 1439 H
Puasa ini adalah puasa yang mengiringi puasa sunnah Asyura (10 Muharram) seperti halnya puasa Tasu’a yang dilakukan sehari sebelumnya. Puasa ini begitu penting karena untuk membedakan puasa ummat muslim dengan puasanya ummat yahudi.

Puasa kelima, Senin 2 Oktober 2017 M/12 Muharram 1439 H.
Hari Senin adalah hari dimana amal manusia di angkat oleh Allah. Hal tersebutlah yang menjadikan hari Senin dan Kamis menjadi rutinitas puasa sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah saw.

Puasa keenam sampai ke delapan, Selasa-Rabu 3-5 Oktober M/13-15 Muharram 1439 H
Tiga hari disetiap pertengahan bulan Islam kita disunnahkan untuk melakukan puasa yang disebut dengan puasa sunnah Ayyamul Bidh. Rasulullah saw bersabda:
Dari Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda: “Puasalah tiga hari dari setiap bulan. Sesungguhnya amal kebajikan itu ganjarannya sepuluh kali lipat, seolah ia seperti berpuasa sepanjang masa.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan an Nasai)

Minggu kedua dibulan mulia Muharram 1439 H tahun ini terasa istimewa bagi pemburu pahala. Sebagai orang beriman sudah barang tentu kita akan memaksimalkan kesempatan yang berharga ini.\

(red/A.A)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom Bogor

Hidden Curriculum Sistem Muallimin (TMI) Darunnajah

Sebagai lembaga pendidikan pesantren berbasis sistem Muallimin, pemahaman sepenuhnya akan kelebihan kurikulum TMI (Tarbiyatul Muallimin/Muallimat Al Islamiyah) yang menjadi core curriculum dari pendidikan pondok harus