Karena perannya dalam mendukung kesuksesan KBM di kelas, maka perpustakaan harus mendapatkan perhatian yang lebih baik. Bahkan, bila dikelola dengan professional, perpustakaan dapat menjadi pusat bacaan dan pendidikan. Oleh karenanya seiring dengan kebutuhan akan mutu pendidikan sekaligus sebagai ajang mendongkrak cinta baca, tuntutan perpustakaan saat ini sangat kompleks.
Darunnajah Cipining telah menyadari akan hal itu. Sebagai tindak lanjutnya, pustakawan sekolah yang bernama Ustadz Sarwito, S.Pd.I. selalu didorong untuk mengembangkan diri dalam berbagai pelatihan dan pendidikan terkait dengan pengelolan perpustakaan.
Sebagai contoh, pada tanggal 16-17 Juni lalu, Ustadz Sarwito telah mengikuti pelatihan pengelolaan perpustakaan sekolah dan desa oleh kepustakaan dan kearsipan pemda Bogor. Pelatihan yang diikuti oleh 73 sekolah dan 7 desa tersebut menekankan pada penulisan katalog dan perbaikan buku yang rusak.
Ditekankan pula pada saat itu, bahwa perpustakaan seharusnya memiliki anggaran yang diambil dari anggaran sekolah sebesar 5%. Sehingga kebutuhan yang diperlukan dalam operasionalisai dan perawatan dapat terus dilakukan. Di samping itu, pihak perpustakaan nasional mengatakan bahwa perpustakaan telah berbentuk badan hukum.
Latar belakang dari kegiatan ini juga sebagai bentuk penanganan terhadap rendahnya minat baca pada diri pelajar dan masyarakat. Maka pelatihan ini turut melibatkan perpustakaan desa, meskipun masih berberapa desa yang telah memiliki perpustakaan. Dianjurkan pula bahwa perpustakaan harus terletak di tempat yang strategis sehingga mudah diakses.
Sebagai pelengkap, peserta pelatihan yang bertempat di Wisma Mandiri Cisarua bogor tersebut mendapatkan pengetahuan tentang program komputer perpustakaan terpadu. Hal ini disampaikan oleh Athenaeum Light.

Kemudian pada tanggal 25 hingga 27 Juni, Ustadz yang berasal dari Magelang ini menambah kompetensi pengelolan perpustakaan di Darunnajah Jakarta bersama dengan 9 peserta lainnya dari pesantren cabang. Kali ini, beliau juga kembali mengasah tentang pembuatan kartu katalog dan komputerisasi. Kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung sehingga menambah pengalaman.
Perpustakaan Digital
Seiring dengan kemajuan dan tuntutan zaman pada teknologi baru, maka perpustakaan juga mengalami adaptasi yang disebuat perpustakaan digital. Perpustakaan digital juga menjadi agenda dari pimpinan pesantren Darunnajah Cipining untuk segera mengimplementasikannya.
Hal ini disampaikan beliau saat mengahdiri pembukaan perpustakaan digital di pesantren Darul Muttaqien. “Darunnajah Cipining akan menuju kesana, dan saat ini kita sedang mempersiapkan SDM khusus yang membidangi ini” ungkap beliau.
