a href=”http://www.darunnajah3.com”>www.darunnajah3.com/a> (02/05/2014) santri niha’i Al-Manshur mengikuti Fathul Kutub (membuka kitab). Setelah kemarin mereka diberi pembekalan mengenai fathul kutub, kini saatnya santri mulai membedah kitab- kitab klasik tersebut.
Aplikasi ilmu selama di pondok, salah satunya ada pada kegiatan Fathul Kutub. Karena ilmu yang disampaikan dalam sistem pendidikan Tarbiyatul Mu’allimin wal- Mu’allimat Al-Islamiyah (TMI) hanya memberi santri ilmu pengetahuan, salah satunya dalah bahasa. Maksudnya dalam memahami agama Islam, santri tidak hanya sebagai konsumen tetapi pesantren menyiapkan dan membekali santri menjadi produsen.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih mental ulama pada santri, karena santri diharuskan membedah dan memahami kitab- kitab klasik (kitab kuning) dan menuangkannya dalam bentuk tulisan secara sistematis, metodologis dan objektif untuk dibuat dan disusun menjadi makalah semi ilmiah dalam tiga disiplin ilmu, yaitu kajian hadits, kajian fiqh dan kajian tafsir (Ayatul Ahkam).
Santri TMI Al- Manshur Darunnajah 3 ditugasi untuk menulis tema- tema kekinian dengan memacu pada minimal 5 kitab klasik untuk dijadikan referensi kajiannya. Di penghujung kegiatan ini nanti setiap penulis makalah akan dimunaqosyahkan di hadapan pembimbing pada kelompok masing- masing.