Senin, (19/7/2010) Lapangan Basket Darunnajah Cipining dipenuhi oleh ratusan santri baru. Mereka berbaris sesuai dengan kamarnya atau kelasnya masing-masing untuk mengikuti upacara pembukaan Masa Orientasi Pesantren (MOP). Tepat pukul 08.00 pagi, acara dimulai dengan berdoa terlebih dahulu. Kemudian para instruktur masuk memberikan yel-yel kepada para peserta agar menambah semangat dalam mengikuti acara MOP.
Dengan penuh semangat Ust. Fahmi Dzikrillah, S. IP memandu acara ini. Selain yel-yel peserta juga diberikan games-games yang lucu dan menyenangkan. Peserta nampak antusias mengikuti kegiatan ini, suasana itu terlihat dari wajah-wajah peserta yang ceria bahkan tawa canda pun tak terhindarkan ketika diberikan games oleh para instruktur.
Peserta kemudian menuju masjid Jami’ Darunnajah Cipining untuk mendengarkan ceramah ke-pesantrenan yang diisi oleh Kepala Biro Pengasuhan Santri dan dan Kepala Sekolah dari berbagai lembaga, mulai dari MTs, SMP, MA, dan SMK.
Ust. Achamd Rosikhin, S.Pdi, selaku Kepala Biro Pengasuhan Santri mengawali sambutannya dengan menjelaskan tentang aturan dan disiplin yang ada di Pesantren. Setelah itu, masing-masing Kepala Sekolah memberikan sambutan dan nasehatnya kepada para santri baru. “Pesantren Darunnajah Cipining, merupakan langkah awal kalian menuju kesuksesan”, ungkap Ust. Jeje Juraimi, S.Ag selaku Kepala Sekolah MTs.
Kepala Sekolah SMP Darunnajah Cipining Ust. Fathul Mukmin, S.Pdi dalam sambutannya mengingatkan kepada para santri agar meluruskan niat masing-masing bahwa tujuan ke Darunnajah Cipining adalah untuk menuntut ilmu dan mencari ridho Allah SWT. “Nabi Muhammad saw bersabda, barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu, maka dia berada di jalan Allah(fi sabiilillah) sampai ia kembali pulang”, demikian nasehatnya yang mengutip hadist Nabi Muhammad saw. Beliau juga menambahkan bahwa sekolah di pesantren berbeda dengan sekolah di tempat lain. “Di pesantren, selain pelajaran umum, seperti matematika, biologi, kimia, fisika, IPS dan lain sebagainya kita juga mempelajari agama secara intensif. Jadi, apa yang dipelajari di sekolah umum kita pelajari disini, tapi apa yang dipelajari di pesantren belum tentu di pelajari di sekolah luar. Inilah salah satu kelebihan pesantren’, ujarnya.
Setalah sambutan dari masing-masing Kepala Sekolah selesai, Ust. Husnul Mubarak dari panita MOP menjelaskan tentang acara esok hari. “Besok pagi, kita akan mengadakan acara yang lebih seru dan mengasyikkan, kita akan mengadakan wide game dan jalan-jalan ke lingkungan sekitar pesantren. Pesantren kita itu luasnya 70 hektar”, ungkap nya yang disambut dengan gegap gembita para peserta MOP. Selain itu, dia meminta agar para peserta MOP menyiapkan barang-barang yang mesti dilengkapi untuk acara esok hari, seperti topi dan papan nama yang terbuat dari karton juga tak lupa air minum dan makanan ringan.
Para peserta MOP nampak sangat senang mengikuti kegiatan ini. Mereka mulai mendapatkan teman-teman baru yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Perlahan-lahan para santri baru mulai beradaptasi dengan lingkungan baru. (wardan/dzikrillah)