Santriwati Darunnajah Cipining kembali memeriahkan acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari Selasa (15/02/2011). Acara tersebut berupa berbagai macam perlombaan yang diselenggarakan di area sekitar asrama.

Pesarta pada perlombaan ini adalah santriwati dari kelas 1-3 (VII-IX) MTs dan Intensif. Sabagai panitia yaitu kelas 4-5 (X-XI) MA yang menjabat sebagai pengurus organisasi OSDC. Adapun perlombaan yang dilombakan dalam kegiatan ini yaitu Darunnajah Idol, Board Casting, Bubble Gum, MHQ (Mussabaqoh Hifdzul Qur’an), Andai Aku Jadi Artis, Make Over Book, Make Tower, Pipa Projek, Menggambar dan Lomba Renang.
Kegiatan ini dimulai dari jam 08.00 pagi. Sebelum para santriwati diterjunkan ke medan laga, mereka terlebih dahulu mengikuti Seminar Rektorika Dakwah yang di sampaikan langsung oleh Ustadz Katena Putu Ghandi, S.Pd.I selaku kepala Biro Humas dan Dakwah Pondok Pesantren Darunnajah Cipining. Acara diselenggarakan di masjid putrid.
Alhamdulillah seminar ini berjalan dengan lancar dan para santriwati pun sangat antusias dalam mengikutinya. Setelah itu mereka langsung dibagi untuk mengikuti berbagai macam perlombaan. Untuk perlombaan yang pertama yaitu Darunnajah Idol. Pada lomba ini, santriwati dituntut untuk mengeluarkan bakat vokalnya dan wajib membawakan lagu berbahasa Inggris. Perlombaan ini diikuti oleh 3 orang dari setiap kelompok.

Perlombaan yang lain yaitu Bubble Gum. Peserta membawa 1 buah ember dan detergen karena dalam perlombaan ini mereka ditugaskan untuk mencuci pakaian yang sangat kotor agar menjadi pakaian yang sangat bersih. Hebohnya lagi, dalam proses mencuci itu, agar terlihat semangat dan menarik, panitia memberi iringan musik agar.
Berbeda lagi dengan perlombaan Board Casting. Dalam lomba ini peserta diberi intruksi agar membaca bacaan yang sudah ditentukan, tentunya menggunakan bahasa Inggris. Sedangkan juri menilai para peserta dengan memperhatikan pengucapan bahasa Inggris dan memerhatikan nada ntonasi suara yang dibacakan.
Perlombaan MHQ (Mussabaqah Hifdzul Qur’an) juga tidak kalah serunya dengan perlombaan sebelum-sebelumnya. Setiap peserta diberi tantangan untuk memilih kertas yang sudah disediakan dan langsung diberikan kepada dewan juri. Dari perlombaan ini kelihatan sekali mana santri yang sudah menguasai ilmu tajwid dengan yang tidak. Maka akan tampak sekali peserta yang mengalami grogi, nerves, atau bahkan kikuk .
Andai Aku Jadi Artis, peserta dituntut agar bisa mengeluarkan aksi mereka. Berbagai macam kebolehan dan aksi manuver pun telah mereka tampilkan guna meyakinkan para dewan juri. Selanjutnya, perlombaan diakhiri dengan Make Tower, Pipa Projek, Menggambar, dan Lomba Renang yang dilaksanakan dalam satu waktu pada tempatnya masing-masing.
“Semoga perlombaan ini menjadi salah satu moment untuk bisa merayakan Kelahiran Nabi Kita. Sedangkan untuk nama-nama para pemenang serta pembagian hadiah, nanti akan kita alokasikan pada kesempatan selanjutnya” jelas Nihlah Ayu Hidayati, ketua OSDC putri. (Warna/Putri Khoirunnisa & Zakiatun Nisa)