Lagu-lagu nasional berkumandang seperti lagu 17 Agustus, Bagimu Negeri dan lain-lain dalam acara memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional, pada tanggal 29 Mei 2008. Anak-anak tersenyum ceria sambil berlari-larian mengenakan baju beragam. Mereka sangat gembira karena akan mengikuti berbagai macam lomba seperti yang dikatakan oleh Denita Hidayanti, kelas 5D, "Aku senang karena masuk final lomba pidato menirukan gaya Bung Karno.
Berikut cuplikan pidato ala Bung Karno"… Di ujung barat sana ada sabang, di ujung timur sana ada Merauke. Mari kita jaga negara ini dari musuh. Jepang telah mundur daru bumi pertiwi dan Belanda sudah kita kalahkan,…
Mengagumkan sekali isi pidato ala Bung Karno ini!
Ini mengingkatkan kita pada para pahlawan yang telah berjuang untuk negara Indonesia dari penjajahan negara asing. Namun masih ada pahlawan disekitar kita, contohnya adalah guru kita di sekolah. Ini bisa disebut pahlawan karena telah mengorbankan dirinya untuk kita. Mereka mengajar agar kita bisa pandai dan menjadi orang yang berguna bagi agama, bangsa dan negara
Oleh karena itu, kita harus menghargai jasa para pahlawan. Mari kita bangki!!!
"bangkit itu marah, marah bila martabat bangsa dilecehkan", seperti yang dikatakan seorang pemain film yang bernama Dedy Mizwar.
(Amani, Yudha dan Wulan_jurnalis cilik}