Ust. Sofwan Manaf: “Mari Kita Ciptakan Budaya Disiplin di Pesantren!”

KH. Sofwan Manaf M.Si dalam Acara Khutbatul Arsy Darunnajah 2 Cipining

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
KH. Sofwan Manaf Menyampaikan Materi tentang Management di Pesantren
KH. Sofwan Manaf Menyampaikan Materi tentang Management di Pesantren

Selasa(16/08/2016) alhamdulillah Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining kembali menghadirkan  narasumber/tutor handal dalam acara khutbatul arsy bagi para guru. di hari ke-3 ini hadir Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta yakni KH. Sofwan Manaf serta KH. Mad Rodja.

Acara dimulai pada pukul 07.30 WIB tepatnya di gedung Aula Tahfidz Lt.2 asrama kampus 1. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Pimpinan Pesantren Darunnajah 2 Cipining, jajaran pengawas pesantren serta segenap ustadz/ah.

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan langsung oleh Pimpinan Pesantren Darunnajah 2 Cipining yakni KH. Jamhari Abdul Jalal Lc. Berikutnya dilanjutkan dengan sambutan yang diampaikan langsung oleh pemateri inti yakni KH. Sofwan Manaf M.Si.

KH. Sofwan Manaf M.Si dalam Acara Khutbatul Arsy Darunnajah 2 Cipining
KH. Sofwan Manaf M.Si dalam Acara Khutbatul Arsy Darunnajah 2 Cipining

Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan materi tentang Pengalaman dan Masa Depan Managemen Pesantren Darunnajah beserta organisasinya. Organisasi sendiri merupakan sekelompok orang yang memiliki tujuan yang sama, bekerja sama dan tugasnya masing-masing.

Pesantren adalah sebuah lembaga atau institusi yang didalamnya terdiri dari pimpinan, tempat dan fasilitas, materi yang diberikan, guru dan santri sebagai SDM nya, masjid dan sekolah menjadi tempat belajarnya yang juga memiliki program serta aturan/tata tertib yang jelas.

Pesantren adalah organisasi, tapi tidak semua organisasi itu pesantren. Dalam sebuah aturan terdapat reward dan punishment, Dalam menegakkan peraturan dibutuhkan banyak faktor pendukung. Setelah berbagai ketentutan yang ditegakkan akan lahirlah sebuah langkah kehidupan berikutnya diantaranya:

  1. Kesadaran
  2. Dipaksa
  3. terpaksa
  4. Terbiasa
  5. budaya

Yang menjadikan peraturan berjalan dengan baik adalah karna disiplin sudah membudaya bukan lagi terpaksa.

Setiap orang harus bisa berubah dan berproses untuk biasa terhadap aturan yang ada. Karna semua butuh proses untuk menuju ke dalam langkah yang lebih baik lagi setiap harinya, maka dari itu mari kita sama-sama jadikan sebuah disiplin adalah budaya.

(WARDAN/Annisa)

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Nasihat Untuk Guru Baru 2020

via IFTTT NASIHAT DAHSYAT PA KYAI UNTUK CALON ALUMNINasihat Syeikh Dr. Sa’ad bin Nashri As Syatsri untuk Santri[Celoteh Santri] Nasihat ketua JQ kepada anggotanya[Celoteh Santri]