Jakarta, 06 September 2025 — SD Islam Darunnajah mengadakan kegiatan Manasik Haji. Kegiatan Manasik Haji adalah salah satu kegiatan untuk memberi pemahaman bagaimana tata cara dalam melakukan ibadah haji. Pakaian yang di gunakan dalam kegiatan manasik ini untuk Para siswa laki-laki mengunnakan pakaian khusus laki-laki yang biasa disebut dengan (Ihram), sedangkan untuk siswi perempuan menggunakan pakaian muslimah atau gamis berwarna putih yang melambangkan kesucian. Bacaan yang di lantunkan saat Talbiyah yaitu Labbaikalla humma Labbaikh. Labbaikalaa Syarikala kalabbaikh. Innal Hamda Wa Ni’ Mata Lakawal Mulk Laa Syariikalakaa. Kegiatan ini di lakukan oleh seluruh siswa dan siswi kelas 5 SD dan di bantu oleh bapa serta ibu guru dalam berjalan nya kegiatan ini.
Kegiatan Manasik Haji diadakan di Pondok Pesantren Darunnajah yang di ikuti oleh beberapa TK dan SD yang ada disekitar Jakarta, kegiatan ini di mulai tepat pada pukul 08.00 WIB dengan semangat dan keseriusan para peserta yang mengikuti. Di awali dengan sambutan yang diberikan oleh Ust. Bustomi Ibrahim M.Ag., P.hd. lalu dilanjutkan dengan pemberangkatan dari pos 1 Miqat yaitu tempat yang telah di tentukan untuk pemberangkatan peserta. Setelah pemberangkatan dari Miqat sampailah para peserta di Pos 2 yaitu Wukuf Arafah, disini para peserta berhenti untuk ber do’a dan memohon ampun kepada Allah SWT, di mulai dari siang hari hingga terbenamnya matahari. Selanjutnya para siswa kembali berjalan menuju ke Pos 3 yaitu Mabit di Muzdalifah, di Muzdalifah para peserta berenti untuk mengumpulkan batu kerikil yang nantinya akan di gunakan untuk melempar Jumrah.
Pos selanjutnya siswa dan siswi berjalan menuju ke pos 3 yaitu melempar Jumrah, Para peserta melakukan lempar Jumrah ke arah tugu jumrah dengan menggunakan 7 batu kerikil yang sudah mereka siapkan dengan tujuan untuk penolakan gangguan dari setan. Lempar Jumrah ini di lakukan setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Setelah melakukan lempar Jumrah para peserta manasik berjalan menuju pos 4 yaitu Tawaf tawaf di lakukan setelah kita melempar jumrah dan merupakan salah satu rukun dalam haji. Bacaan yang di baca ketika melaksanakan Tawwaf yaitu Bismillahi wallahu akbar. Allahumma imanan bika, wa tashdiqan bi kitabika, wa wafa’an bi’ahdika, wattiba’an Li sunnati nabiyyika Muhammadin shallallahu `alayhi wa sallam.
Pos selanjutnya peserta manasik berjalan menujus Sa’i, di pos Sa’I para peserta manasik melakukan lari-lari kecil dari Safa ke Marwah sebanyak tujuh kali. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan peneladanan terhadap perjuangan Siti Hajar dalam mencari air untuk putranya yaitu Ismail. Setelah itu peserta manasik berjalan menuju pos Tahallul, kegiatan tahallul adalah kegiatan memotong sebagian atau seluruh rambut sebagai tandan berakhirnya larangan Ihram. Selanjutnya para peserta menuju ke tempat terakhir yaitu pos untuk mendapatkan air zam-zam dan kurma. Kegiatan manasik berjalan dengan lancar dan di ikuti oleh peserta yang sangat antusias dalam melaksanakan praktik tersebut. Dengan di adakan nya kegiatan ini di harapkan semua peserta manasik dapat menerapkan nya dengan baik.




